Rabu, 29 Oktober 2014

Dear and Good bye

Postingan kali ini mungkin adalah sebuah puncak dari postingan-postingan random miss Risna selama ini. Walaupun kayaknya miss Risna pernah bilang di posting "Jodoh" itu adalah postingan random terakhir.hahahaha...Jadi gini ijinkan miss Risna mengisi blog ini dengan sebuah surat untuk seseorang yang sedang berada berada di tengah lautan (anggap saja begitu ...tapi jangan anggap dia paus atau patrick, spongboeb dkk.hahahaha). Miss Risna mulai tanpa basa-basi
Dear and Good Bye || belajar sketch
(Part Dear)

Dear ...
Lewat sebuah tulisan ini aku ingin menuliskan kata-kata yang ingin aku ucap ketika bertemu dirimu, tapi makin kesini seakan semua itu adalah pertemuan semu yang tak akan menjadi nyata. Itulah yang berulang hingga detik ini karena sepertinya Allah masih belum mengijinkan (pasti ada alasan yang kuat kenapa Allah tak membuat yang semu itu jadi sebuah nyata). Mencoba kembali mengingat secara singkat saat kita pertama kali bertemu hingga sampai saat ini kita terpisahkan oleh ribuan mil tanpa terucapnya kata-kata perpisahan (maksudnya sebuah pamitan dengan good bye, see you soon ala Kang Gary.hahahaha...).

Kamis, 23 Oktober 2014

Summer Holiday, Lari Ke Hutan Kemudian Lari Ke Pantai

Playlist kali ini isinya lagu-lagu jadul buat nemenin cerita piknik minggu 19 Oktober 2014 kemarin sama Dian.(Gak usah disebutin satu-satu, isinya semua lagu kenangan. Tapi buka lagi kenangan jaman bapak-ibuku waktu muda ya.hahahahah)
Piknik with Dian
Berawal dari ajakan Dian ynag dulu kala pengen foto pake dress dan sekarang ditambah butuh piknik, akhirnya terealisasikan juga kemarin. Nah berhubung Dian ini suka sama hutan dan aku suka pantai maka kami memilih lokasi di sebuah Gunung Kidul yaitu Hutan Wanagama yang hits banget tempatnya soalnya berada di tepi jalan menuju kota Wonosari.Janjian kita seh jam 8 pagi cuma molor jadi jam 9-an kami berangkat. Sempat mampir di minimarket di jalan Wonosari buat nyari bekal soalnya belum sarapan dan kamipun disambut macet di tanjakan Piyungan sebelum Bukit Bintang. Nah setelah melewati kemacetan kami begitu terpesona sama gapura ataupun tulisan selamat datang kabupaten Gunung Kidul ini. Keren cuy .... art banget dan Gunung Kidul bingiiit rasanya.

Kamis, 02 Oktober 2014

Kalibiru Bukan Sekedar "Blue River"

#np Ran ~ Dekat Dihati & Tulus ~ Sepatu

Jump Shot para lelaki galau
Yay ...akhirnya kamipun menuju Kalibiru setelah menikmati jalan Clapar yang begitu indah.Rute yang kami ambil memang tebusnya adalah sebuah pertigan sebelum sampai Kalibiru kalau dari arah Waduk Sermo. Jadi dari Pertigaan tersebut kami belok kiri terus mengikuti aspal dan taraaa...ternyata rame juga yang mengunjungi Desa Wisata Kalibiru ini.Banyak mobil yang parkir dibahu jalan dan ratusan motor nyampe lah terparkir dihalaman rumah penduduk yang digunakan sebagai tempat parkir. Sayangnya Anto hanya mengantar saja dan pulang karena ada urusan. Jadi tinggal kami berenam untuk menikmati Desa Wisata Kalibiru ini. Kamipun segera memarkiran motor kami dengan membayar Rp 2000/ motor sedangkan mobil Rp 5000. Setelah itu kamipun beli perbekalan minum dulu. Nah ini yang miss Risna suka, meskipun Kalibiru ini sudah menjadi desa wisata para penjual tidak meninggikan harga jual makanan. Masih normal menurutku. Dan taraa... tanjakan untuk memasuki gerbang Kalibiru telah menanti kami. Untuk masuk ke komplek Kalibiru ini kita akan ditarik Rp 3000/orang.

Clapar, Tempat Menikmati Alam Kulon Progo Dalam Ketenangan

#np(masih ditemeni lagunya) Ran ~ Dekat Dihati

Berawal dari ajakan Simbah (nama panggilannya Astona) buat ke Kalibiru yang udah berkali-kali gagal. Akhirnya kemarin Minggu, 28 September 2014 terlaksana juga ke Kalibiru. Terus apa hubungan Clapar dengan Kalibiru? Berikut adalah kronologis kejadiannya :

Parody Angry Bird

Selasa, 30 September 2014

Cilok vs Lutisan, Sebuah Rasa Untuk Melepas Kerinduan

#np : Ran ~ Dekat Di Hati with Kang Gary ft Jung In ~ Bicycle

Berawal dari sebuah idenya Juwan Dan Pondong untuk lutisan (rencananya seh mereka mau kencan berdua lutisanya tanpa melibatkan kami para kaum hawa ... hahahaha) maka hari Minggu, 21 September 2014 akhirnya kami (Aku, Mboeli, Juwan, Pondong dan Ela) menemukan tempat untuk lutisan yaitu di rumah Bapak Dadek (Bapaknya Mboeli). Atas seijin tuan rumah dan anaknya yang bernama Mboeli emang udah nyaranin buat lutisan dirumah barunya ajah dan akhirnya hari itu juga kami janjian jam 11 untuk kumpul di rumah Mboeli untuk sekalian beli bahan-bahan. Soalnya nambah satu menu lagi mau buat cilok gegara pengen cilok (jajan waktu jaman piyik).

Narsis dulu sebelum kalap
Berhubung dari sabtu pagi hingga minggu pagi aku masih nemeni Nung yang lagi liburan di Jogja, aku datang paling terlambat diantara mereka berempat. Bahkan sampai ada 7 panggilan tidak terjawab di layar handphoneku. hahahahaha ... maaf ya habis pulang dari Jogja malah tepar tidur lagi.Dan...tara sampai di rumah Mboeli ternyata ada dua sejoli sedang santainya tanpa ada yang punya rumah yaitu Pondong dan Juwan. Ternyata Mboeli dan Ela sedang beli bahan-bahan buat bikin cilok. Sambil menunggu mereka, akupun segera mencari resep cilok di internet. Jadi buat kalian yang pengen cilok dan mau buat itu gampang kok. carilah resep di mbah google yang sangat hits itu. Dijamin kalian bakal menemukan ribuan resep cilok yang beraneka macam.Tak berselang beberapa lama, akhirnya Mboeli dan Ela datang. Bahan-bahan yang kami butuhkan untuk membuat cilok dan lutisanpun lengkap. Sebelum membuat cilok ada sebuah Offcial perkenalan dulu dari Pondong ... ya akhirnya Pondong mengenalkan sosok perempuan yang telah menaklukkan hatinya secara resmi yaitu Ela .Hahahaha...Peace Ndong^^v