Kamis, 27 November 2014

Marko Milk and Coffe, Tempat Nongkrongnya Pencinta Susu dan Fakir Wifi

Menjamurnya warung susu di Jogja sekarang ini, membuatku menjadi gemar minum susu lagi.Oleh karena itu, miss Risna akan bahas Warung susu lagi selain Kalimilk untuk jadi referensi tempat minum susu dan nongkrong kalian. Tempat yang aku rekomendasikan adalah Marko Milk and Coffe yang ada di Jalan Wates, tepatnya di daerah Kadipiro yang tidak begitu jauh dari Soto Kadipiro yang hist banget itu. Yuppy Marko Milk and Coffe ini berada di sebelah barat anak-anaknya soto Kadipiro itu loh yang di selatan jalan. Kalau kalian lihat baliho yang iklan program-program salah satu stasiun tv swasta ternama di Indonesia, nah Marko ini ada di bawahnya.hehehehe...
Kepala Sapi dengan senyuman ini akan menyambut kita Marko

Soto Lenthuk dan Rujak Eskrim, Menu Andalan Ketika ke Pakualaman

Berhubung beberapa hari ini miss Risna dalam keadaan yang kurang fit maka untuk kali ini ijinkan miss Risna untuk bercerita tentang makanan. Makanan ini bisa di bilang makanan favorit miss Risna. Mungkin karena makanan ini adalah makanan kesukaan bapak sama ibu.Hehehehe...Soalnya bapak sama ibu kalau lagi pergi sama aku, kalau aku tanya mau makan apa? Jawabannya pasti Soto. Ada beberapa soto yang jadi yang jadi langganan kami, cuma hanya ada dua warung soto yang rasanya dan porsinya tuh bikin kangen. Dau warung soto itu adalah Soto Lethuk Puro Pakualam dan Soto Bu Kantin SMA 1 Sentolo.
Soto Lenthuk Pakualaman
Dua soto ini emang mempunyai cita rasa yang berbeda. Sedikit cerita ajah kalau soto bu kantin mungkin soto paling murah dengan rasa dan porsi yang mewah. Soalnya aku inget banget dulu jaman SMA dengan uang Rp 1500 itu udah dapat semangkok penuh soto ayam + nasi dan terakhir kesana harga gak sampai Rp 5000. Hanya saja kali ini akan bahas tentang soto yang ada di komplek Pura Pakualaman. Masih teringat jelas, awal ngarasin soto di sini dulu adalah ajakan dari mbak-mbakku. Nah di Pakualaman ini emang banyak tenda-tenda atau pedagang kaki lima makananan. soto, mie ayam, batagor, lotek, gado-gado dll ada semua. Cuma waktu itu pertama kali nyoba Soto Lenthuk dan berhubung di samping ada yang jual Rujak Eskrim maka sekilan pesan rujak Eksrim.Nah yang akan aku bahas pertama kali ada tentang Soto Lenthuk dulu.

BowlLing Fruit Bar - Sensasi Sup Buah mix Juice yang Mak Cees

Pertama kali kenal BowlLing Fruit Bar yang dulu masih bernama Ling-Ling Fruit Bar adalah ketika nyari refrensi kuliner Jogja dengan interior lucu, harga miring dan enak di rumah simbah Google. Ya .. waktu itu mbah Google menunjukan BowlLing Frut Bar ini lewat blognya Rina Chabbymutz (ini blognya) dan blog ini juga sekarang jadi refrensiku kalau nyari kuliner Jogja yang belum pernah aku coba. Berhubung waktu itu (udah tahun lalu kayaknya) aku, Acha sama Tika habis dari jobfair yang ada di UGM  butuh seseuatu yang sger karena hawa waktu itu begitu panas. Maka meluncurlah kami di BowlLing Friut Bar (dulu Ling-Ling Friut Bar) yang ada di Jalan Amanda. Itu loh kalau dari jalan Afandi/ Gejayan sebelum Mirota Pasar Raya kan ada Indomaret. Nah di samping atau utaranya Indomaret kan ada jalan, masuk ajah ntar udah terlihat kok ada di kiri jalanan.

Sup Buah ala BowlLing Fruit Bar

Kamis, 06 November 2014

Petualangan di Gunung Prau Dieng, Bukan Sekedar Mengejar Sunrise


Ahaay akhirnya miss Risna ke dataran tinggi tempat para dewa-dewa yaitu Dieng yang hits banget. Asal kalian tahu saja, planning ini hampir gagal untuk kesekian kalinya tapi akhirnya Simbah (yang waktu itu jalan-jalan ke Clapar dan Kalibiru itu loh) dengan mantapnya bilang jadi mau berapapun orangnya. Sempat tarik ulur juga seh,soalnya yang ikut gak ada ceweknya. Because rada susah Babe ane kalau anak yang cantik & ganteng pas takaran ini pergi jauh tanpa sesorang yang benar-benar beliau kenal. Walaupun emang kada miss Risna suka nekat jalan-jalan sendirian (maafkan anakmu ini Pak!!!). Ok ... sebelum lanjut cerita pasti pada penasaran kan kali ini aku ditemani lagunya sapa? Nah ... jawabannya adalah #np Padi - Menanti Jawaban, Kasih Tak Sampai, Mahadewi, Sesuatu Yang Indah dan Bondan ft F2B  - Not With Me, Bunga.
 
Terima kasih Allah, Kau masih mengijinkanku melihat terbitnya matahari
Kami berangkat ke Dieng tanggal 1-2 November 2014, ya kami ambil 2 Day 1 Night soalnya rencananya mau jengkuk Fina dulu yang rumahnya di Banjarnegara yang kemarin sebenarnya mau ikut tapi kena musibah kecelakaan. Dilanjut mau lihat sunrise dan beberapa wisata yang ada di kawasan wisata Dieng. Sebelumnya aku berpesan sama Simbah kalau OTW dari Wonogiri kasih kabar yak. Nah ternyata jam 06.30 WIB di awal bulan November ini Simbah udah OTW ke Jogja. Akupun segera siap-siap, chat Oeli buat siap-siap juga dan sekitar jam 08.00 WIB Oeli sampai rumahku. Sempat terjadi tarik ulur mau dibawa apa gak SB-nya. Soalnya aku dan Oeli takutnya nanti dikira lebay, wong mau piknik tapi kayak orang pindahan nanti.Hehehehe...Tapi akhirnya SB-nya itu kami bawa dengan memanfaatkan bagasi motor uli yang cukup lega.Kami melajukan motor kami ke kost Candra yang jadi meeting point kami bertemu. Tapi sebelumnya kami mampir ke minimarket untuk beli perbekalan di jalan dan sarapan karena si Candra lagi mandi waktu di sms. Sekitar jam 09.00 WIB mendaratlah di kos Candra dan yang si punya kos baru selesai mandi dan kami menunggu begitu lama kedatangan Simbah. Hingga akhirnya sekitar jam sebelas kurangpun Simbah sampai juga dan perkenalan personil trip ke Dieng inipun dimulai. Ya ... trip ke Dieng ini ada 6 orang yaitu Simbah a.k.a Tona, Candra, Ian, Ryan a.k.a Mrs Ian, Oeli dan miss Risna.

Rabu, 29 Oktober 2014

Dear and Good bye

Postingan kali ini mungkin adalah sebuah puncak dari postingan-postingan random miss Risna selama ini. Walaupun kayaknya miss Risna pernah bilang di posting "Jodoh" itu adalah postingan random terakhir.hahahaha...Jadi gini ijinkan miss Risna mengisi blog ini dengan sebuah surat untuk seseorang yang sedang berada berada di tengah lautan (anggap saja begitu ...tapi jangan anggap dia paus atau patrick, spongebob dkk.hahahaha). Miss Risna mulai tanpa basa-basi
Dear and Good Bye || belajar sketch
(Part Dear)

Dear ...
Lewat sebuah tulisan ini aku ingin menuliskan kata-kata yang ingin aku ucap ketika bertemu dirimu, tapi makin kesini seakan semua itu adalah pertemuan semu yang tak akan menjadi nyata. Itulah yang berulang hingga detik ini karena sepertinya Allah masih belum mengijinkan (pasti ada alasan yang kuat kenapa Allah tak membuat yang semu itu jadi sebuah nyata). Mencoba kembali mengingat secara singkat saat kita pertama kali bertemu hingga sampai saat ini kita terpisahkan oleh ribuan mil tanpa terucapnya kata-kata perpisahan (maksudnya sebuah pamitan dengan good bye, see you soon ala Kang Gary.hahahaha...).
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...