Langsung ke konten utama

Thema Pink di Kuliah Hari Senin

Monday ... monday ... monday #malah kayak iklan ajah. S-E-N-I-N, sebuah hari yang mungkin akan di benci oleh sebagian orang tapi ada juga yang semangat 45 buat menghadapi si-Senin ini. Selepas dari itu, hari ini aku mang berniat buat ke kampus buat cari pencerahan. 

Sebuah niat pencerahan buat skripsi membuat aku memilih warna pink untuk ke kampus. Warna yang kata orang menunjukan sisi feminin buat seorang perempuan tapi sepertinya itu tidak berlaku buat aku T.T. Mari melihat stlye aku #cek kiiibbbrrrooot :


hijab paris ( raja murah )
ciput "jarjit" (ababil)
kemeja (nevada)
jeanz (L0990 jeanz)
tas (exsport)
sepatu (px style)
jam (oleh-oleh BoNyok dari Mekkah)
necklace (made in sendiri)


Inilah, gaya saya ketika ke kampus. Walaupun pakai pink gak harus feminim banget kan? Ngomong - ngomong photo, nie pose aku gaya sama ajah ya. Gayanya gak asyik #eh mengejek diri sendiri. Ok, lanjut ke ganti topik ke photo. Photo ini hasil jepretan sobat aku Oeli dengan handphone kesayang aku SE W890i dan mampir ke Photoshop buat mengatur brightness, contras, exposure dan tentunya gamma correction. Lanjut ke Photoscape buat ngasih waterpark "http://missrisna.blogspot.com".

Dandan udah cantik gini #memuji diri sendiri, eh ke kampus masih bingung mau minta pencerahan ke sapa?. Hadoooh mahasiswi yang kurang aktif jadi kelihatan dech. So, hari ini not bad.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sindu Kusuma Edupark Tempat Menikmati Keindahan Jogja dengan Bianglala Raksasa

Bianglala Raksasa "Cakra Manggilingan" daya tarik SKE dari kejauhan Dua Kosong Satu Lima, kalau pakai angka jadi 2015. Ya, pada akhirnya tahun 2014 berakhir dan berganti tahun 2015. Banyak orang-orang bersuka cita tapi ada pula yang bersedih dengan bergantian tahun ini. Selain itu pastinya ada yang menyusun rencana-rencana untuk tahun 2015 atau melanjutkan rencana 2014 yang belum tercapai atau (lagi) menjadi ajang perbaikan diri untuk lebih baik tentunya. Tapi santai saja postingan pertama di tahun 2015 ini miss Risna tak akan bergalau atau berkobar dengan revolusi 2015 atau kegalauan yang sudah teramat basi di 2014 lalu. Kali ini miss Risna akan menceritakan sebuah tempat kece yang baru ajah soft opening di Sleman atau orang suka bilang Jogja. Jogja emang kadang mencakup semua daerah yang ada di DIY ini. Tempat kece ini adalah Sindu Kusuma Edu Park yang berada di Jalan Magelang Km 2, yang tepatnya berada di Sinduadi, Mlati, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Petualangan di Gunung Prau Dieng, Bukan Sekedar Mengejar Sunrise

Ahaay akhirnya miss Risna ke dataran tinggi tempat para dewa-dewa yaitu Dieng yang hits banget. Asal kalian tahu saja, planning ini hampir gagal untuk kesekian kalinya tapi akhirnya Simbah ( yang waktu itu jalan-jalan ke Clapar dan Kalibiru itu loh ) dengan mantapnya bilang jadi mau berapapun orangnya. Sempat tarik ulur juga seh,soalnya yang ikut gak ada ceweknya. Because rada susah Babe ane kalau anak yang cantik & ganteng pas takaran ini pergi jauh tanpa sesorang yang benar-benar beliau kenal. Walaupun emang kada miss Risna suka nekat jalan-jalan sendirian ( maafkan anakmu ini Pak!!! ). Ok ... sebelum lanjut cerita pasti pada penasaran kan kali ini aku ditemani lagunya sapa? Nah ... jawabannya adalah #np Padi - Menanti Jawaban, Kasih Tak Sampai, Mahadewi, Sesuatu Yang Indah dan Bondan ft F2B  - Not With Me, Bunga.   Terima kasih Allah, Kau masih mengijinkanku melihat terbitnya matahari Kami berangkat ke Dieng tanggal 1-2 November 2014, ya kami ambil 2 Day 1...

Kalibiru Bukan Sekedar "Blue River"

#np Ran ~ Dekat Dihati & Tulus ~ Sepatu Jump Shot para lelaki galau Yay ...akhirnya kamipun menuju Kalibiru setelah menikmati jalan Clapar yang begitu indah .Rute yang kami ambil memang tebusnya adalah sebuah pertigaan sebelum Kalibiru kalau dari arah Waduk Sermo. Jadi dari pertigaan tersebut kami belok kiri terus mengikuti aspal dan taraaa...ternyata rame juga yang mengunjungi Desa Wisata Kalibiru ini.Banyak mobil yang parkir dibahu jalan dan ratusan motor nyampe lah terparkir dihalaman rumah penduduk yang digunakan sebagai tempat parkir. Sayangnya Anto hanya mengantar saja dan pulang karena ada urusan. Jadi tinggal kami berenam untuk menikmati Desa Wisata Kalibiru ini. Kamipun segera memarkiran motor kami dengan membayar Rp 2000/ motor sedangkan mobil Rp 5000. Setelah itu kamipun beli perbekalan minum dulu. Nah ini yang miss Risna suka, meskipun Kalibiru ini sudah menjadi desa wisata para penjual tidak meninggikan harga jual makanan. Masih normal menurutku. Dan taraa... ta...