Langsung ke konten utama

Dress Ibu Waktu Muda di Hari Lebran

Postingan yang udah menginap di draf begitu lama akhirnya ke posting juga,
Selamat hari raya Idul Fitri kawan ^^, maaf lahir dan batin ya !!! (kembali ke nol- nol ) Lama bangetnya udah gak posting aku ini. Biasa koneksi internet masih menjadikan kendala buat berselancar di dunia maya. So, bukan masalah serius (please na', ini sangat serius #hehehe). Lanjut ya ke cerita aku saat merayakan hari raya lebaran 1432 H, gini ceritanya ... lebaran yang berbeda-beda tak membuat semangat kita jadi kendur koq #kolorkale. Buktinya, tetap semangat ajah buat saling minta maaf dan berburu THR (sayang dengan alasan udah gede, walau masih status pelajar udah gak dapet THR :'( ). Persiapan buat shalat Ied pun dimulai dan akhirnya aku jatuh hati sama dress-nya ibu waktu muda #hehe

Dan  inilah hasil dari mix macth dress-nya nyokap aku :

my dresscode
dress (nyokap collection)
hijab + inner ninja (RJM collection)
legging (Lina collection)
dompet ( Mirota Batik Jogja)
Sandal (ando)

Dari style yang ada pasti yang paling aneh adalah sandal jepit yang berwarna biru tosca yang gak macth dengan warna dress yah. Pilihan sandal jepit, karena sekali lagi sandal jepit tuh alas kaki yang paling nyaman buat pergi - pergi. Sebenarnya ada beberap hasil foto lainya ... tapi berhubung koneksi melemah lain kai pasti aku upload kawan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sindu Kusuma Edupark Tempat Menikmati Keindahan Jogja dengan Bianglala Raksasa

Bianglala Raksasa "Cakra Manggilingan" daya tarik SKE dari kejauhan Dua Kosong Satu Lima, kalau pakai angka jadi 2015. Ya, pada akhirnya tahun 2014 berakhir dan berganti tahun 2015. Banyak orang-orang bersuka cita tapi ada pula yang bersedih dengan bergantian tahun ini. Selain itu pastinya ada yang menyusun rencana-rencana untuk tahun 2015 atau melanjutkan rencana 2014 yang belum tercapai atau (lagi) menjadi ajang perbaikan diri untuk lebih baik tentunya. Tapi santai saja postingan pertama di tahun 2015 ini miss Risna tak akan bergalau atau berkobar dengan revolusi 2015 atau kegalauan yang sudah teramat basi di 2014 lalu. Kali ini miss Risna akan menceritakan sebuah tempat kece yang baru ajah soft opening di Sleman atau orang suka bilang Jogja. Jogja emang kadang mencakup semua daerah yang ada di DIY ini. Tempat kece ini adalah Sindu Kusuma Edu Park yang berada di Jalan Magelang Km 2, yang tepatnya berada di Sinduadi, Mlati, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Petualangan di Gunung Prau Dieng, Bukan Sekedar Mengejar Sunrise

Ahaay akhirnya miss Risna ke dataran tinggi tempat para dewa-dewa yaitu Dieng yang hits banget. Asal kalian tahu saja, planning ini hampir gagal untuk kesekian kalinya tapi akhirnya Simbah ( yang waktu itu jalan-jalan ke Clapar dan Kalibiru itu loh ) dengan mantapnya bilang jadi mau berapapun orangnya. Sempat tarik ulur juga seh,soalnya yang ikut gak ada ceweknya. Because rada susah Babe ane kalau anak yang cantik & ganteng pas takaran ini pergi jauh tanpa sesorang yang benar-benar beliau kenal. Walaupun emang kada miss Risna suka nekat jalan-jalan sendirian ( maafkan anakmu ini Pak!!! ). Ok ... sebelum lanjut cerita pasti pada penasaran kan kali ini aku ditemani lagunya sapa? Nah ... jawabannya adalah #np Padi - Menanti Jawaban, Kasih Tak Sampai, Mahadewi, Sesuatu Yang Indah dan Bondan ft F2B  - Not With Me, Bunga.   Terima kasih Allah, Kau masih mengijinkanku melihat terbitnya matahari Kami berangkat ke Dieng tanggal 1-2 November 2014, ya kami ambil 2 Day 1...

Kalibiru Bukan Sekedar "Blue River"

#np Ran ~ Dekat Dihati & Tulus ~ Sepatu Jump Shot para lelaki galau Yay ...akhirnya kamipun menuju Kalibiru setelah menikmati jalan Clapar yang begitu indah .Rute yang kami ambil memang tebusnya adalah sebuah pertigaan sebelum Kalibiru kalau dari arah Waduk Sermo. Jadi dari pertigaan tersebut kami belok kiri terus mengikuti aspal dan taraaa...ternyata rame juga yang mengunjungi Desa Wisata Kalibiru ini.Banyak mobil yang parkir dibahu jalan dan ratusan motor nyampe lah terparkir dihalaman rumah penduduk yang digunakan sebagai tempat parkir. Sayangnya Anto hanya mengantar saja dan pulang karena ada urusan. Jadi tinggal kami berenam untuk menikmati Desa Wisata Kalibiru ini. Kamipun segera memarkiran motor kami dengan membayar Rp 2000/ motor sedangkan mobil Rp 5000. Setelah itu kamipun beli perbekalan minum dulu. Nah ini yang miss Risna suka, meskipun Kalibiru ini sudah menjadi desa wisata para penjual tidak meninggikan harga jual makanan. Masih normal menurutku. Dan taraa... ta...