Langsung ke konten utama

Pantai Trisik dan Pantai Bugel, Surganya Para Pencari Ikan Segar


Bugel and Hope
Pantai Bugel


Kali ini aku akan bahas pantai yang tersohor lainnya di Kulon Progo yaitu Pantai Trisik dan Pantai Bugel. Kedua pantai ini merupakan tempat sandar kapal nelayan atau lebih dikenal dengan TPI (Tepat Pelelangan Ikan). Nah untuk mencapai pantai ini tidaklah sulit, karena masih satu deratan dengan Parang Kusuma, Glagah dkk dan berada di Jalur Lintas Selatan (JLS). Jadi mudah untuk dijangkau dari daerah Bantul ataupun dari kota Wates.



Kalau Rute yang bisa aku lewati untuk menuju Pantai Trisik adalah Rumah aku (Sentolo) – Jalan Wates – Tugu Pensil (Kenteng) – belok kiri – ikuti jalan aspal lurus – perempatan lurus (jalannya aspal agak rusak) – pertigaan kiri ( Jalan Lintas Selatan) – lurus sampai ada gapura/papan petunjuk Pantai Trisik – belok kanan – ikuti jalan aspal saja – sehabis jembatan nanti ada retribusi (Rp 3000/orang+motor).
Rute 2 : Dari arah Bantul menunju Jembatan Sandrakan atau sejalur dengan arah Pantai Baru – Lewati jembatan Sandrakan – Pertigan lampu merah ambil arah yang kiri – perhatikan papan pentunjuk setelah pasar kecil ada gapura – belok kiri – ikuti jalan aspal.

Nah ketika kalian masuk gapura ini, kiri kanan adalah bentangan sawah yang begitu luas.Aaplagi Pagi hari, aku suka banget ketika suasana ini kalau ke pantai Trisik soalnya gak begitu panas, udara masih fresh, banyak bareng warga sekitar yang bersepeda ke pantai dan yang paling aku suka adalah ketika musim tanam padi. Soalnya kita akan melihat para petani sedang membajak ditemani puluhan burung kuntul. Yupzz...Burung Kuntul disini masih banyak banget dibanding di sawah deket rumah simbah aku.hehehe, jadi ini merupakan sebuah pemandangan yang keren dah.

Pantai Trisik ketika surut
Photo sama sampah atau akar pohon?

Bibir Pantai Trisik

Satu Pohon Full terdampar

Rute ke pantai Bugel kalian bisa melewati dari 3 jalur. Jalur tesebut adalah
  1. Dari Glagah : Perempatan sebelum retribusi Pantai Glagah – ambil arah menuju jembatan – lewati jembatan tersebut dan ikuti jalan aspal tersebut – ada pengkolan ikuti ajah jalan aspal – ada perempatan kecil ambil arah kanan – jalannya emang aspal rusak ikuti ajah kalau nemu perempatan di ladang ambil kiri – lurus pelan-pelan kurang lebih 500m ada belok kanan – retribusi (Rp 3000/Orang);
  2. Dari Patung Nyi Ageng Serang ( Simmpang Lima – Wates) – ambil arah Nagung – perempatan Nagung lurus – perempatan lurus -  kalau nemu perempatan di ladang ambil kiri – lurus pelan-pelan kurang lebih 500m ada belok kanan – retribusi (Rp 3000/Orang);
  3. Dari Pantai Trisik : Ikutin ajah jalan aspal yang menuju arah barat. Bukan yang balik lagi ke TPR. Nah ikutin ajah ntar ada disebelah kiri jalan. Lumayan jauh seh tapi pemandangan yang disajian lumayan berbeda dengan jalan Glagah–Congot, karena disini kalian bisa menikmati hamparan taman sayur/buah, pohon cemara laut dan komplek rumah petani/transmigran gitu.
Rute ketiga inilah yang jadi favorit aku, soalnya sepi bisa narsis, terus kalau musim tanam/panen bisa lihat merahnya cabai, bulatnya semangka dengan background laut.hehehe

Narsis boleh dong

Ahhh jalanan ini enak buat narsis

Jangan perhatian gundukan di belakang aku

Kalau untuk pesisir pantainya sih landai, pasir hitam cuma sayangnya banyak sampah berserakan entah itu dari pengunjung atau sampah yang terbawa dari laut. Karena pantai di Kulon Progo ini merupakan muaranya sungai-sungai jadi gak heran kalau banyak sampah, bahan pohon utuh bisa mendarat di bibir pantai.


Hamparan Rumput
Rumput Pantai
Rumput Pantai katanya

Kepulanganmu
Pulang Melaut
Pulang melaut
Pelelangan Ikan
Lelang Ikan

Cuma sedikit saran, alangkah baiknya mulai merevolusi atau menata ulang kembali pantai wisata ini. Dari  penertiban retribusi & parkir, keindahan pantai seperti pintu selamat datang, tempat sampah, sarana publik(wc,kamar mandi,tempat ibadah,dkk), warung, hotel, wisma, ya SAPTA PESONA WISATA dah. Apalagi Trisik dan Bugel bila di tata kembali pasar ikan dan warung-warung makan yang dikelola warga lebih maksimal didukung pemerintah dengan promosi, hal ini bisa seperti tetangga sebelah (Pantai Depok) sebagai tujuan Alternatif atau malah sebagai tujuan utama menikmati sensasi makan seafood fresh from the open di Kulon Progo.
Sekian beberapa info wisata pantai di Kulon Progo. Hal yang slalu diingat adalah JANGAN PERNAH MENINGALKAN SAMPAHmu dalam bentuk ampapun dimanapun kamu berkunjung.(Contoh : Bungkus Mie, Botol Minuman dan bahkan sampah “ 17 Agustus 1878 JOJO LUPH 53T3Ng4h m4t1 m4 TITI “ GAK BEEEUUD DAH).

Komentar

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di Story Of Miss Risna, Silahkan tinggalkan komentar dibawah ini ( NO SARA ) ^^v

Postingan populer dari blog ini

Sindu Kusuma Edupark Tempat Menikmati Keindahan Jogja dengan Bianglala Raksasa

Bianglala Raksasa "Cakra Manggilingan" daya tarik SKE dari kejauhan Dua Kosong Satu Lima, kalau pakai angka jadi 2015. Ya, pada akhirnya tahun 2014 berakhir dan berganti tahun 2015. Banyak orang-orang bersuka cita tapi ada pula yang bersedih dengan bergantian tahun ini. Selain itu pastinya ada yang menyusun rencana-rencana untuk tahun 2015 atau melanjutkan rencana 2014 yang belum tercapai atau (lagi) menjadi ajang perbaikan diri untuk lebih baik tentunya. Tapi santai saja postingan pertama di tahun 2015 ini miss Risna tak akan bergalau atau berkobar dengan revolusi 2015 atau kegalauan yang sudah teramat basi di 2014 lalu. Kali ini miss Risna akan menceritakan sebuah tempat kece yang baru ajah soft opening di Sleman atau orang suka bilang Jogja. Jogja emang kadang mencakup semua daerah yang ada di DIY ini. Tempat kece ini adalah Sindu Kusuma Edu Park yang berada di Jalan Magelang Km 2, yang tepatnya berada di Sinduadi, Mlati, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Menikmati Desa Wisata Nglinggo Samigaluh bersama WSKP dan FBKP

Kebun Teh Nglinggo Sebenernya untuk wisata ke desa Nglinggo dulu udah pernah dah udah pernah aku posting di blog ini Kebun Teh, Tanah Misi, dan Grojogan Watu Jonggol . Tapi berhubung kemarin ajakan dari Mas Bagus Loka ada sisipan buat mampir ke kebun bungga kristan yang ada di Samigaluh maka aku mengiyakan ajakan Mas Bagus dan acara ini ternyata merupakan agenda dari WSKP (Warga Sentolo Kulon Progo) dan FBKP (Kulon Progo) . Nah ... oleh sebab itu akupun menyoba menawari ke Pondong ( awalnya gak mau tapi jadi mau ), Niinit ( itu loh yang kemarin ke Grojogan Sewu ) terus yang terakhir yang aku ajak adalah Juwan. Sesuai info yang diberikan mas Bagus yaitu berangkat hari Sabtu jam 07.00 WIB kumpul di depan RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo, kamipun menyoba untuk tepat waktu tapi karena motor yang aku pakai untuk nganter Ichut sekolah dulu jadi kami berempat di tinggal dulu sama rombongan walaupun ketemu Mas Bagus di SPBU Nanggulan. Kamipun lanjutkan perjalannya daan berhenti lagi di lap...

Petualangan di Gunung Prau Dieng, Bukan Sekedar Mengejar Sunrise

Ahaay akhirnya miss Risna ke dataran tinggi tempat para dewa-dewa yaitu Dieng yang hits banget. Asal kalian tahu saja, planning ini hampir gagal untuk kesekian kalinya tapi akhirnya Simbah ( yang waktu itu jalan-jalan ke Clapar dan Kalibiru itu loh ) dengan mantapnya bilang jadi mau berapapun orangnya. Sempat tarik ulur juga seh,soalnya yang ikut gak ada ceweknya. Because rada susah Babe ane kalau anak yang cantik & ganteng pas takaran ini pergi jauh tanpa sesorang yang benar-benar beliau kenal. Walaupun emang kada miss Risna suka nekat jalan-jalan sendirian ( maafkan anakmu ini Pak!!! ). Ok ... sebelum lanjut cerita pasti pada penasaran kan kali ini aku ditemani lagunya sapa? Nah ... jawabannya adalah #np Padi - Menanti Jawaban, Kasih Tak Sampai, Mahadewi, Sesuatu Yang Indah dan Bondan ft F2B  - Not With Me, Bunga.   Terima kasih Allah, Kau masih mengijinkanku melihat terbitnya matahari Kami berangkat ke Dieng tanggal 1-2 November 2014, ya kami ambil 2 Day 1...