Langsung ke konten utama

Khayalanku Saat Menikmati XT Square

Photo dari mbah Google
Hay hay hay ... jumpa lagi dengan Miss Risna yang gak tjantik maupun ganteng tapi pas takarannya (apa coba maksudnya |-_-"|)hahaha...Kali ini posting aku adalah tentang sebuah khayalan, imajinasi atau apapun itu namanya. Khayalan ini terjadi ketika aku berkunjung ke XT Squre (Ex Terminal Giawangan) pas waktu ke De Mata Museum (Ceritanya ada disini). Nah jujur ajah neh, sebenernya aku dah berkali-kali melewati bangun ini. Cuma masih sedikit ragu untuk mampir atau sedekar melihatnya saja. Soalnya sepi banget dan pagarnya pun tertutup.

Hingga akhirnya 28 Desember 2013 kemarin akhirnya aku menginjakan kakiku di XT Square. Sempat binggung cari pintu masuk dan tempat parkir soalnya baru pertama kali dan papan petunjuk parkir roda dua pun tak kami lihat. Tujuan kami ke XT Square adalah ke De Mata Trick Eyes Museum, tapi boleh dong keliling XT Square. Soalnya jujur ajah penasaran neh sama banguan ini yang udah berkali-kali lewat.

ajalan menuju XT Square

Setelah selesai dari De Mata rugi dong kalau pulang begitu ajah. Nah makanya kami keliling sebentar di komplek XT Square. Nah arsitektur XT Square ini bagus loh menurutku. Ada pohon-pohon utuk menepis sinar matahari yang bakal membakar kulit aku (hiiissssh mulai lebay aku ini).Entah kenapa ketika berkeliling di XT Square ini, alam bawah sadar aku langsung membuat gelembung-gelembung membentuk sebuah awan dengan balon-balon di atas kepala ku dengan sebuah gambar-gambar yang begitu indah menurut aku dan lampu petromak menyala dengan terang. Yaaa... aku berimajinasi tentang tentang setiap sudut XT Square ini bisa aku rombak dengan imajinasi aku. Kayak gini dah imajinasi aku...(bakal aku display foto XT square dengan foto yang hampir kayak imajinasi aku yang aku ambil di sebuah scene drama Korea (Bukan berarti aku menghilangkan khasnya Jogja, cuma lebih ke tata kelola ajah))
Jalanan komplek XT Square
Jalanan komplek XT Square

1. Jalan antar gedung/toko di XT Square ini udah bagus, cuma aku mau nyikirin parkiran motor ajah. Mendingan parkiran roda dua dijadiin satu di basement. Terus Warung tendanya di lebih ditertibkan ajah atau lebih bagus masuk toko ajah terus di bawah pohon ini adalah kursi-kursi cafe.
Berharap ada ruang penjalan kaki yang nyaman kayak gini

Jalan Komplek
Asyik kalinya kalo di IND bisa kayak gini


cafe, kaki lima dan area penjalan kaki
contoh khyalan aku
Kaki lima ala Drama Korea
*Foto-foto diatas setidaknya mewakili khayalan aku dan setidaknya masih dengan interior khas Jawa gitu.hehehe
2. Sebuah sudut XT Square yang ada panggung Live Musik dan bangku kursi yang di kelilingi tenda kaki lima.
Cafe dan area panggung live musik
Nah kalau ini entah kenapa, aku ingin menyikirkan semua tenda kaki lima dan beberapa bangku kursi. Dan di situ emang hanya untuk panggung live musik ajah atau malah di sampingnya bisa dibangun play ground soalnya kemarin lihat ada trampolin juga.
Live Musik di area play ground

Ngamen ala negeri tetangga photo by screencap GD
 *Nah ini juga foto-fotonya hampir mirip dengan khayalan aku, jadi para seniman jalan bisa totalitas sedangkan para anak muda ataupun yang sedang nongkrong tetap mempunyai keluasan



3. Nah kalau untuk toko-toko yang masih kosong-kosong. 

salah satu sudut XT square
Toko-toko yang masih sepi
Imajinasi aku adalah memindahkan tenda kaki lima ini ke toko dan mereka memiliki sebuah konsep untuk toko mereka. Gak harus cafe sih, kan awalnya XT Square emang untuk pasar seni. Jadi jualan batik dan barang-barang khas Jogja juga bisa atau toko bunga.
toko bunga


cafe yang kayak khayakan aku
*nah kalo ini gambar yang toko bunga pengen banget punya toko bunga gitu, jadi pelanggan bisa lihat-lihat dulu sambil menikmati.Sedangkan foto yang cafe bisa dengan interior seperti itu atau lebih jawani lagi

itulah imajinasi aku ketika ada di XT Square yang masih sepi ini, ya aku adalah orang sering berkhayal ketika berada di tempat sepi. Tapi berkhayal yang keren loh.hahahha...

Oh ya di XT Square ini juga ada gedung buat konser/ pertunjukan gitu dah. Plus ada gedung yang barengan sama De Mata bisa dijadiakn tempat wedding juga kalau ingin  sesutu yang beda dengan wedding kalian.
Gedung Di XT Square

aaaahhh... khayalanku tentang XT Square ini bikin aku teringat terus makanya aku tuangkan di blog ini. Semoga ajah khayalan aku ini bisa terealisasi(Hahaha...semoga ajahnya Na'. Semoga banyak orang yang dapat rejeki dari khayalanmu...hissh lebay lagi). Mungkin segmen pasar XT Square selain buat wisatawan bisa juga buat anak muda ataupun mahasiswa. Soalnya anak muda/mahasiswa sekarang suka bnget nongkrong sama teman di cafe sampe berjam-jam (lihatlah salah satu cafe di Kotabaru yang parkirannya ajah sampe mbludak semakin malam. Jujur ajah suka sama konsep cafe itu yang tetap mempertahankan bangunan aslinya sebagi konsep kafenya, cuma itu tadi gak suka sama parkiran yang sampai memakan badan jalan umum)
Hiiisssh sudahlah...aku ngamblehnya... semoga XT Square ataupun setiap sudut Jogja ini bisa memberikan rejeki bagi warganya,ataupun bagi mereka yang mencintai Jogja...yang tetap mencintai Jogja karena budaya, warisan leluhurnya, keramahan, dan KHASnya Jogja.AAMIIN
sungai IND semoga bisa kayak gini, kayaknya di area kampus UGM dilebarkan seperti ini ...semoga terjaga
Doa aku buat Jogja
Semoga segera lahir angkutan umum yang bakal jadi primadona warga Jogja untuk berpaling dari kendaran pribadinya.
Semoga sepeda othel semakin murah, makin unik supaya orang makin jatuh cinta menunggangimu sayang.
Semoga mobil-mobil yang isinya cuma 1-2 orang itu sadar bahwa mereka udah obesitas parah banget di jalanan Jogja.
Semoga gedung-gedung, rumah-rumah, bangun-banguan tua di Jogja tetap kuat dengan gempuran-gemburan  pasak bumi dan tetap kuat imannya untuk tidak pencakar langit Jogja.
Semoga Jogja dapat memebarikan berkah yang barokah untuk mereka yang mencintai Jogja kerena kekunoannya, karena kejawennya
Aamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sindu Kusuma Edupark Tempat Menikmati Keindahan Jogja dengan Bianglala Raksasa

Bianglala Raksasa "Cakra Manggilingan" daya tarik SKE dari kejauhan Dua Kosong Satu Lima, kalau pakai angka jadi 2015. Ya, pada akhirnya tahun 2014 berakhir dan berganti tahun 2015. Banyak orang-orang bersuka cita tapi ada pula yang bersedih dengan bergantian tahun ini. Selain itu pastinya ada yang menyusun rencana-rencana untuk tahun 2015 atau melanjutkan rencana 2014 yang belum tercapai atau (lagi) menjadi ajang perbaikan diri untuk lebih baik tentunya. Tapi santai saja postingan pertama di tahun 2015 ini miss Risna tak akan bergalau atau berkobar dengan revolusi 2015 atau kegalauan yang sudah teramat basi di 2014 lalu. Kali ini miss Risna akan menceritakan sebuah tempat kece yang baru ajah soft opening di Sleman atau orang suka bilang Jogja. Jogja emang kadang mencakup semua daerah yang ada di DIY ini. Tempat kece ini adalah Sindu Kusuma Edu Park yang berada di Jalan Magelang Km 2, yang tepatnya berada di Sinduadi, Mlati, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Menikmati Desa Wisata Nglinggo Samigaluh bersama WSKP dan FBKP

Kebun Teh Nglinggo Sebenernya untuk wisata ke desa Nglinggo dulu udah pernah dah udah pernah aku posting di blog ini Kebun Teh, Tanah Misi, dan Grojogan Watu Jonggol . Tapi berhubung kemarin ajakan dari Mas Bagus Loka ada sisipan buat mampir ke kebun bungga kristan yang ada di Samigaluh maka aku mengiyakan ajakan Mas Bagus dan acara ini ternyata merupakan agenda dari WSKP (Warga Sentolo Kulon Progo) dan FBKP (Kulon Progo) . Nah ... oleh sebab itu akupun menyoba menawari ke Pondong ( awalnya gak mau tapi jadi mau ), Niinit ( itu loh yang kemarin ke Grojogan Sewu ) terus yang terakhir yang aku ajak adalah Juwan. Sesuai info yang diberikan mas Bagus yaitu berangkat hari Sabtu jam 07.00 WIB kumpul di depan RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo, kamipun menyoba untuk tepat waktu tapi karena motor yang aku pakai untuk nganter Ichut sekolah dulu jadi kami berempat di tinggal dulu sama rombongan walaupun ketemu Mas Bagus di SPBU Nanggulan. Kamipun lanjutkan perjalannya daan berhenti lagi di lap...

Petualangan di Gunung Prau Dieng, Bukan Sekedar Mengejar Sunrise

Ahaay akhirnya miss Risna ke dataran tinggi tempat para dewa-dewa yaitu Dieng yang hits banget. Asal kalian tahu saja, planning ini hampir gagal untuk kesekian kalinya tapi akhirnya Simbah ( yang waktu itu jalan-jalan ke Clapar dan Kalibiru itu loh ) dengan mantapnya bilang jadi mau berapapun orangnya. Sempat tarik ulur juga seh,soalnya yang ikut gak ada ceweknya. Because rada susah Babe ane kalau anak yang cantik & ganteng pas takaran ini pergi jauh tanpa sesorang yang benar-benar beliau kenal. Walaupun emang kada miss Risna suka nekat jalan-jalan sendirian ( maafkan anakmu ini Pak!!! ). Ok ... sebelum lanjut cerita pasti pada penasaran kan kali ini aku ditemani lagunya sapa? Nah ... jawabannya adalah #np Padi - Menanti Jawaban, Kasih Tak Sampai, Mahadewi, Sesuatu Yang Indah dan Bondan ft F2B  - Not With Me, Bunga.   Terima kasih Allah, Kau masih mengijinkanku melihat terbitnya matahari Kami berangkat ke Dieng tanggal 1-2 November 2014, ya kami ambil 2 Day 1...