Langsung ke konten utama

Keindahan Kraton Ratu Boko yang Membuatku Jatuh Cinta (Lagi)

Love pict thx to my sister
Sebenarnya cerita ini masih satu rangkaian dengan cerita kemarin. Tapi berhubung beda tempat alangkah indahnya aku menceritakan terpisah seperti ini. Ya... setelah pulang dari Museum Gula Klaten, kamipun menuju jalan pulang dan berniat untuk mampir ke warung makan. TAPI, ketika kami sampai daerah Prambanan, tiba-tiba saja aku mendapatkan ide untuk mencari sebenarnya Kraton Ratu Boko tuh dimana. Hehehehe... jujur saja karena selama ini emang belum pernah kesana dan gak tahu jalan menuju ke Kraton Ratu Boko. Berhubung mbakku juga mengiyakan, akupun segera membelokan arah laju kami dari pertigaan Prambanan ke arah selatan sesuai dengan papan petunjuk.


Lebih jontoran mana
Sepanjang jalan yang kami lalui ada beberapa petunjuk atau papan yang menerangkan bahwa kami sudah ada di kawasan wisata Kraton Ratu Boko. Bahkan ada petunjuk tempat parkir khusus bus yang kan berwisata ke Kraton Ratu Boko (parkir ini ternyata berada di bawah tebing langsung kawasan wisata Kraton Ratu Boko, jadi lebih dekat). Hanya saja kami mencoba untuk terus mengikuti petunjuk yang ada.Sesampainya kami di perempatan kamipun belok kiri (ke arah timur) hingga kami penemukan perempatan lagi dan sisitu ada petunjuk. Lurus ke Candi Banyunimbo (kalau gak salah nulis, maaf), Ke kanan menuju arah Candi Ijo. Nah yang ke kiri baru menuju arah Kraton Ratu Boko. Ikuti saja jalan tersebut karena itu adalah jalan aspal satu-satunya yang menuju ke Kraton Ratu Boko. Hanya saja aku berpesan untuk tidak mengebut ataupun tetap hati hati-hati. Karena selain banyak  tikungan dan tanjakaan. Jalan ini merupakan jalan perkampungan yang banyak anak kecil plus jalannya lumayan sempit jika ada dua mobil bertemu.

Kraton Ratu Boko
Sesampainya kami di kawasan Ratu Boko, suasana saat itu tidak begitu ramai, mungkin karena menjelang sore. Nah Karton Ratu Boko ini masih satu manajemen pengelolanya dengan Candi Borobudur dan Candi Prambanan oleh karena itu untuk masuk ke Kraton Ratu Boko kita bakal di tarik retribusi sebesar Rp 25.000 + Rp 2000 untuk parkir motor. Nah saat berada di pintu masuk kita bakal dikasih sebuah selendang batik gambar Kraton Ratu Boko. Jalan menuju tempat utama ini sudah dikelola dengan begitu baik. Ada gazebo-gazebo, taman untuk rusa, air mancur, tempat sampah dan bersih banget.

Suka sama pohon dan hamparan rumput hijau yang luas
Yang menarik dari Kraton Ratu Boko ini adalah ketika sunset. Ya... sunset dari Kraton Ratu Boko emang punya pengemar tersendiri buat para fotografer. Hal ini terlihat ketika hari matahari mau pulang malah banyak yang berkunjung. Cuma sayang waktu itu, alam lumayan tak bersahabat. Nah kalau bagi aku , yang aku suka dari Kraton Ratu Boko adalah tanah lapang yang luas dengan rumput yang hijau dan beberapa pohon tjantik yang tumbuh di tanah lapang tersebut. Apalagi ini di atas bukit jadi sejuk banget. Bahkan kemarin saking asiknya sama tanah lapang ini, ada serangkaian polah aku yang terekam kamera mbakku. Kalau di buat FTV judulnya "Gagal Terbang Ke Khayangan"


Berusaha terbang untuk kembali ke khayangan
Masih berjuaang untuk kembali kekhayangan
Nah tak terasa sudah cukup lama kami menikmati keindahan Ratu Boko. Dari sini kita memang bisa menikmati Gunung Merapi, Candi Prambanan dan pemandangan alam lainnya separti bunga tebu, sawah dan sunset pastinya. Bahkan bisa di bilang Kraton Ratu Boko ini adalah tempat romantis. Kenapa kau bilang demikian? Karena di salah satu sudut Kraton Ratu Boko ada sebuah tempat yang menyatu dengan Ruang Informasi ada sebuah kafe dan tempat pertunjukan. Nah tempat ini berada di tebing dimana kita bisa melihat sunset, merapi dan candi Prambanan dalam satu frame. So... kalau buat dinner berdua kayak asyik banget.hehehe ^_^V

View yang bakal didapatkan di cafe/panggung pertunjukan

Selca ....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sindu Kusuma Edupark Tempat Menikmati Keindahan Jogja dengan Bianglala Raksasa

Bianglala Raksasa "Cakra Manggilingan" daya tarik SKE dari kejauhan Dua Kosong Satu Lima, kalau pakai angka jadi 2015. Ya, pada akhirnya tahun 2014 berakhir dan berganti tahun 2015. Banyak orang-orang bersuka cita tapi ada pula yang bersedih dengan bergantian tahun ini. Selain itu pastinya ada yang menyusun rencana-rencana untuk tahun 2015 atau melanjutkan rencana 2014 yang belum tercapai atau (lagi) menjadi ajang perbaikan diri untuk lebih baik tentunya. Tapi santai saja postingan pertama di tahun 2015 ini miss Risna tak akan bergalau atau berkobar dengan revolusi 2015 atau kegalauan yang sudah teramat basi di 2014 lalu. Kali ini miss Risna akan menceritakan sebuah tempat kece yang baru ajah soft opening di Sleman atau orang suka bilang Jogja. Jogja emang kadang mencakup semua daerah yang ada di DIY ini. Tempat kece ini adalah Sindu Kusuma Edu Park yang berada di Jalan Magelang Km 2, yang tepatnya berada di Sinduadi, Mlati, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Menikmati Desa Wisata Nglinggo Samigaluh bersama WSKP dan FBKP

Kebun Teh Nglinggo Sebenernya untuk wisata ke desa Nglinggo dulu udah pernah dah udah pernah aku posting di blog ini Kebun Teh, Tanah Misi, dan Grojogan Watu Jonggol . Tapi berhubung kemarin ajakan dari Mas Bagus Loka ada sisipan buat mampir ke kebun bungga kristan yang ada di Samigaluh maka aku mengiyakan ajakan Mas Bagus dan acara ini ternyata merupakan agenda dari WSKP (Warga Sentolo Kulon Progo) dan FBKP (Kulon Progo) . Nah ... oleh sebab itu akupun menyoba menawari ke Pondong ( awalnya gak mau tapi jadi mau ), Niinit ( itu loh yang kemarin ke Grojogan Sewu ) terus yang terakhir yang aku ajak adalah Juwan. Sesuai info yang diberikan mas Bagus yaitu berangkat hari Sabtu jam 07.00 WIB kumpul di depan RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo, kamipun menyoba untuk tepat waktu tapi karena motor yang aku pakai untuk nganter Ichut sekolah dulu jadi kami berempat di tinggal dulu sama rombongan walaupun ketemu Mas Bagus di SPBU Nanggulan. Kamipun lanjutkan perjalannya daan berhenti lagi di lap...

Petualangan di Gunung Prau Dieng, Bukan Sekedar Mengejar Sunrise

Ahaay akhirnya miss Risna ke dataran tinggi tempat para dewa-dewa yaitu Dieng yang hits banget. Asal kalian tahu saja, planning ini hampir gagal untuk kesekian kalinya tapi akhirnya Simbah ( yang waktu itu jalan-jalan ke Clapar dan Kalibiru itu loh ) dengan mantapnya bilang jadi mau berapapun orangnya. Sempat tarik ulur juga seh,soalnya yang ikut gak ada ceweknya. Because rada susah Babe ane kalau anak yang cantik & ganteng pas takaran ini pergi jauh tanpa sesorang yang benar-benar beliau kenal. Walaupun emang kada miss Risna suka nekat jalan-jalan sendirian ( maafkan anakmu ini Pak!!! ). Ok ... sebelum lanjut cerita pasti pada penasaran kan kali ini aku ditemani lagunya sapa? Nah ... jawabannya adalah #np Padi - Menanti Jawaban, Kasih Tak Sampai, Mahadewi, Sesuatu Yang Indah dan Bondan ft F2B  - Not With Me, Bunga.   Terima kasih Allah, Kau masih mengijinkanku melihat terbitnya matahari Kami berangkat ke Dieng tanggal 1-2 November 2014, ya kami ambil 2 Day 1...