Langsung ke konten utama

Lesehan Mas Jan - Kuliner Jaman di Kampus Ungu

Hello World ...
Serahkan pada miss Risna, dua minggu buat blusukan ke pelosok Indonesia. *SIAP PAK !!!* hahahaha...
Tenang ajah, aku gak bakalan bahas "ITU", tapi bakal bahas makanan atau kuliner yang jadi andalan ketika masa kuliah dulu (Yaaah... ketahuan udah muda ^^v).
Ayam Goreng Penyet Sambel Bawang
Yuppy akhirnya sekian tahun tak berjumpa dengan makan ini, kemarin kamis, 12 Juni 2014 akhirnya aku menginjakkan kakiku di sebuah warung kecil didaerah Condong Catur, Depok ya..masih sekitaran kampus ungu tertjintaku dulu.(Baca : Pasar Condong Catur Lurus terus ke utara, sampai toko pakaian Venza - Alfamart pelan pelan ajah ntar kanan jalan deket salon). Namanya adalah warung Lesehan Mas Jan (ini warung utama, soalnya sekarang dah bercabang). Nah dulu seh waktu masih kuliah yang ngladeni masih Mas Jan dan istrinya tertjinta cuma kemarin ternyata sudah dengan karyawan-karyawannya.
Menu makanan di sini pastinya penyetan (ayam, bebek, puyuh, lele, tempe/tahu, terong, telor) dengan varian sambal. Nah, sambal inilah yang bikin aku ketagihan. Dulunya (flash back bentar) kalau makan disini, pesennya sambal pentah (tomat, cabai mentah) cuma karena waktu itu Nung pesan sambal bawang akhirnya sambal bawang mas jan inilah yang membuat aku tak bisa perpaling. Soalnya jujur ajah rada gak suka sama bau bawang putih yang berlebihan. Nah di Mas Jan ini Sambel bawangnya, bawang ma cabainya balance dan HOOOOOOT !!!

DAN MENU ANDALANKU ADALAH :
"AYAM PENYET SAMBEL BAWANG + TERONG GORENG (GAK DIPENYET) + ES JERUK " = Rp. 12000,00 (harga terakhir kemarin)


ditambah terong goreng
Nah, Lesehan Mas Jan ini emang aku rekomendasikan buat para penggila sambal/pedas. Sambal bawangnya mbeeeeeeh "JUARA" (menurut GUEH).

Komentar

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di Story Of Miss Risna, Silahkan tinggalkan komentar dibawah ini ( NO SARA ) ^^v

Postingan populer dari blog ini

Sindu Kusuma Edupark Tempat Menikmati Keindahan Jogja dengan Bianglala Raksasa

Bianglala Raksasa "Cakra Manggilingan" daya tarik SKE dari kejauhan Dua Kosong Satu Lima, kalau pakai angka jadi 2015. Ya, pada akhirnya tahun 2014 berakhir dan berganti tahun 2015. Banyak orang-orang bersuka cita tapi ada pula yang bersedih dengan bergantian tahun ini. Selain itu pastinya ada yang menyusun rencana-rencana untuk tahun 2015 atau melanjutkan rencana 2014 yang belum tercapai atau (lagi) menjadi ajang perbaikan diri untuk lebih baik tentunya. Tapi santai saja postingan pertama di tahun 2015 ini miss Risna tak akan bergalau atau berkobar dengan revolusi 2015 atau kegalauan yang sudah teramat basi di 2014 lalu. Kali ini miss Risna akan menceritakan sebuah tempat kece yang baru ajah soft opening di Sleman atau orang suka bilang Jogja. Jogja emang kadang mencakup semua daerah yang ada di DIY ini. Tempat kece ini adalah Sindu Kusuma Edu Park yang berada di Jalan Magelang Km 2, yang tepatnya berada di Sinduadi, Mlati, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Petualangan di Gunung Prau Dieng, Bukan Sekedar Mengejar Sunrise

Ahaay akhirnya miss Risna ke dataran tinggi tempat para dewa-dewa yaitu Dieng yang hits banget. Asal kalian tahu saja, planning ini hampir gagal untuk kesekian kalinya tapi akhirnya Simbah ( yang waktu itu jalan-jalan ke Clapar dan Kalibiru itu loh ) dengan mantapnya bilang jadi mau berapapun orangnya. Sempat tarik ulur juga seh,soalnya yang ikut gak ada ceweknya. Because rada susah Babe ane kalau anak yang cantik & ganteng pas takaran ini pergi jauh tanpa sesorang yang benar-benar beliau kenal. Walaupun emang kada miss Risna suka nekat jalan-jalan sendirian ( maafkan anakmu ini Pak!!! ). Ok ... sebelum lanjut cerita pasti pada penasaran kan kali ini aku ditemani lagunya sapa? Nah ... jawabannya adalah #np Padi - Menanti Jawaban, Kasih Tak Sampai, Mahadewi, Sesuatu Yang Indah dan Bondan ft F2B  - Not With Me, Bunga.   Terima kasih Allah, Kau masih mengijinkanku melihat terbitnya matahari Kami berangkat ke Dieng tanggal 1-2 November 2014, ya kami ambil 2 Day 1...

Kalibiru Bukan Sekedar "Blue River"

#np Ran ~ Dekat Dihati & Tulus ~ Sepatu Jump Shot para lelaki galau Yay ...akhirnya kamipun menuju Kalibiru setelah menikmati jalan Clapar yang begitu indah .Rute yang kami ambil memang tebusnya adalah sebuah pertigaan sebelum Kalibiru kalau dari arah Waduk Sermo. Jadi dari pertigaan tersebut kami belok kiri terus mengikuti aspal dan taraaa...ternyata rame juga yang mengunjungi Desa Wisata Kalibiru ini.Banyak mobil yang parkir dibahu jalan dan ratusan motor nyampe lah terparkir dihalaman rumah penduduk yang digunakan sebagai tempat parkir. Sayangnya Anto hanya mengantar saja dan pulang karena ada urusan. Jadi tinggal kami berenam untuk menikmati Desa Wisata Kalibiru ini. Kamipun segera memarkiran motor kami dengan membayar Rp 2000/ motor sedangkan mobil Rp 5000. Setelah itu kamipun beli perbekalan minum dulu. Nah ini yang miss Risna suka, meskipun Kalibiru ini sudah menjadi desa wisata para penjual tidak meninggikan harga jual makanan. Masih normal menurutku. Dan taraa... ta...