Langsung ke konten utama

Marko Milk and Coffe, Tempat Nongkrongnya Pencinta Susu dan Fakir Wifi

Menjamurnya warung susu di Jogja sekarang ini, membuatku menjadi gemar minum susu lagi.Oleh karena itu, miss Risna akan bahas Warung susu lagi selain Kalimilk untuk jadi referensi tempat minum susu dan nongkrong kalian. Tempat yang aku rekomendasikan adalah Marko Milk and Coffe yang ada di Jalan Wates, tepatnya di daerah Kadipiro yang tidak begitu jauh dari Soto Kadipiro yang hist banget itu. Yuppy Marko Milk and Coffe ini berada di sebelah barat anak-anaknya soto Kadipiro itu loh yang di selatan jalan. Kalau kalian lihat baliho yang iklan program-program salah satu stasiun tv swasta ternama di Indonesia, nah Marko ini ada di bawahnya.hehehehe...
Kepala Sapi dengan senyuman ini akan menyambut kita Marko

Sebelumnya ijinkan aku untuk flashback kenapa aku bisa kenal dengan Marko ini. Jadi waktu itu kenal Marko karena ajakan Dian. Dian yang emang pencinta susu merekomendasikan sebuah warung atau cafe susu yang ada di jalan Wates ini. Dulu banget tempat ini masih sepi hingga sekarang jadi rame banget. Alasan kenapa tempat ini akhirnya jadi tempat tongkrongan karena harganya murah banget di banding Kalimilk. Sekitar Rp 6000 untuk size medium dan Rp 11000 untuk size large. Rasanya masih mending Kalimilk, jadi Marko ada di bawah Kalimilk menurut miss Risna. Point plus dari Cafe ini adalah ada free wifi makanya disini anak muda pada betah banget. Yuuppy emang kalu siang cafe ini akan dipenuhi para anak-anak sekolah yang pulang sekolah pada nongkrong sedangkan malam hari hampir semua kalangan. Mungkin karena juga udah pada ganti baju lah Na'. Tempat ini cukup besar. Meja dan kursinya cukup unik sayang banyak coretan alay gitu. Ntah apa dipikiran para pengunjung ini mencoretkan pada meja, kursi dan tembok.


Susu Cookies andalan miss Risna kalau di Marko
Cookiesnya itu loooh
Orange Juice Large Size dan Pao Mini Goreng Marko |Pict from IG @Risnadianti
Pisang Coklat - Keju
Kentang Goreng, snacknya di Marko Milk & Coffe
M untuk Marko katanya
Kembali ke tema, susu yang ada disini pilihan rasanya ada beberapa macam hanya saja yang paling favorit dan itu juga favorit aku adalah susu cookies. Susu yang diblender sama wafer atau biskuit gitu. Kalau buat kalian yang gak suka susu, disini juga menyediakan coffe, teh tarik, ataupun jus. Sedangkan untuk snacknya ada pisang bakar (coklat-keju-blueberry), roti bakar, kentang goreng, nugget dan spaghetti. Nah, kalau snack favorite miss Risna adala Pao Mini Goreng. Semacam bakpau mini yang digoreng gitu.Layak dicoba dech kalu kalian kesini. Harga untuk snack dari Rp 6000 - Rp 11000. So buat kalian yang butuh tongkrongan berwifi dan pencinta susu bisa mencoba ke Marko Milk &Coffe yang ada di Jalan Wates, Kadipiro ini.  Mau kepoin twitternya ada di sini @Marko_Milk

Komentar

  1. langsung meleleh semuanya haseehh leleh di lidah

    BalasHapus
  2. kalo di jogja kalimilk tapi cukup mahal, yang hemat di kantong papiti ring road utara..hehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, kalimilk emang enak bgt cm karena lagi bokek ya cari alternatif lainnya. Kalo papiti belum pernah. Soalnya sekarang jauh kalau dari rumah.dilain kesempatan semoga bisa mencicipi

      Hapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di Story Of Miss Risna, Silahkan tinggalkan komentar dibawah ini ( NO SARA ) ^^v

Postingan populer dari blog ini

Sindu Kusuma Edupark Tempat Menikmati Keindahan Jogja dengan Bianglala Raksasa

Bianglala Raksasa "Cakra Manggilingan" daya tarik SKE dari kejauhan Dua Kosong Satu Lima, kalau pakai angka jadi 2015. Ya, pada akhirnya tahun 2014 berakhir dan berganti tahun 2015. Banyak orang-orang bersuka cita tapi ada pula yang bersedih dengan bergantian tahun ini. Selain itu pastinya ada yang menyusun rencana-rencana untuk tahun 2015 atau melanjutkan rencana 2014 yang belum tercapai atau (lagi) menjadi ajang perbaikan diri untuk lebih baik tentunya. Tapi santai saja postingan pertama di tahun 2015 ini miss Risna tak akan bergalau atau berkobar dengan revolusi 2015 atau kegalauan yang sudah teramat basi di 2014 lalu. Kali ini miss Risna akan menceritakan sebuah tempat kece yang baru ajah soft opening di Sleman atau orang suka bilang Jogja. Jogja emang kadang mencakup semua daerah yang ada di DIY ini. Tempat kece ini adalah Sindu Kusuma Edu Park yang berada di Jalan Magelang Km 2, yang tepatnya berada di Sinduadi, Mlati, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Petualangan di Gunung Prau Dieng, Bukan Sekedar Mengejar Sunrise

Ahaay akhirnya miss Risna ke dataran tinggi tempat para dewa-dewa yaitu Dieng yang hits banget. Asal kalian tahu saja, planning ini hampir gagal untuk kesekian kalinya tapi akhirnya Simbah ( yang waktu itu jalan-jalan ke Clapar dan Kalibiru itu loh ) dengan mantapnya bilang jadi mau berapapun orangnya. Sempat tarik ulur juga seh,soalnya yang ikut gak ada ceweknya. Because rada susah Babe ane kalau anak yang cantik & ganteng pas takaran ini pergi jauh tanpa sesorang yang benar-benar beliau kenal. Walaupun emang kada miss Risna suka nekat jalan-jalan sendirian ( maafkan anakmu ini Pak!!! ). Ok ... sebelum lanjut cerita pasti pada penasaran kan kali ini aku ditemani lagunya sapa? Nah ... jawabannya adalah #np Padi - Menanti Jawaban, Kasih Tak Sampai, Mahadewi, Sesuatu Yang Indah dan Bondan ft F2B  - Not With Me, Bunga.   Terima kasih Allah, Kau masih mengijinkanku melihat terbitnya matahari Kami berangkat ke Dieng tanggal 1-2 November 2014, ya kami ambil 2 Day 1...

Kalibiru Bukan Sekedar "Blue River"

#np Ran ~ Dekat Dihati & Tulus ~ Sepatu Jump Shot para lelaki galau Yay ...akhirnya kamipun menuju Kalibiru setelah menikmati jalan Clapar yang begitu indah .Rute yang kami ambil memang tebusnya adalah sebuah pertigaan sebelum Kalibiru kalau dari arah Waduk Sermo. Jadi dari pertigaan tersebut kami belok kiri terus mengikuti aspal dan taraaa...ternyata rame juga yang mengunjungi Desa Wisata Kalibiru ini.Banyak mobil yang parkir dibahu jalan dan ratusan motor nyampe lah terparkir dihalaman rumah penduduk yang digunakan sebagai tempat parkir. Sayangnya Anto hanya mengantar saja dan pulang karena ada urusan. Jadi tinggal kami berenam untuk menikmati Desa Wisata Kalibiru ini. Kamipun segera memarkiran motor kami dengan membayar Rp 2000/ motor sedangkan mobil Rp 5000. Setelah itu kamipun beli perbekalan minum dulu. Nah ini yang miss Risna suka, meskipun Kalibiru ini sudah menjadi desa wisata para penjual tidak meninggikan harga jual makanan. Masih normal menurutku. Dan taraa... ta...