Langsung ke konten utama

Soto Lenthuk dan Rujak Eskrim, Menu Andalan Ketika ke Pakualaman

Berhubung beberapa hari ini miss Risna dalam keadaan yang kurang fit maka untuk kali ini ijinkan miss Risna untuk bercerita tentang makanan. Makanan ini bisa di bilang makanan favorit miss Risna. Mungkin karena makanan ini adalah makanan kesukaan bapak sama ibu.Hehehehe...Soalnya bapak sama ibu kalau lagi pergi sama aku, kalau aku tanya mau makan apa? Jawabannya pasti Soto. Ada beberapa soto yang jadi yang jadi langganan kami, cuma hanya ada dua warung soto yang rasanya dan porsinya tuh bikin kangen. Dau warung soto itu adalah Soto Lethuk Puro Pakualam dan Soto Bu Kantin SMA 1 Sentolo.
Soto Lenthuk Pakualaman
Dua soto ini emang mempunyai cita rasa yang berbeda. Sedikit cerita ajah kalau soto bu kantin mungkin soto paling murah dengan rasa dan porsi yang mewah. Soalnya aku inget banget dulu jaman SMA dengan uang Rp 1500 itu udah dapat semangkok penuh soto ayam + nasi dan terakhir kesana harga gak sampai Rp 5000. Hanya saja kali ini akan bahas tentang soto yang ada di komplek Pura Pakualaman. Masih teringat jelas, awal ngarasin soto di sini dulu adalah ajakan dari mbak-mbakku. Nah di Pakualaman ini emang banyak tenda-tenda atau pedagang kaki lima makananan. soto, mie ayam, batagor, lotek, gado-gado dll ada semua. Cuma waktu itu pertama kali nyoba Soto Lenthuk dan berhubung di samping ada yang jual Rujak Eskrim maka sekilan pesan rujak Eksrim.Nah yang akan aku bahas pertama kali ada tentang Soto Lenthuk dulu.


Kesukaan miss Risna, sate usus ati ampela
Soto Lenthuk yang ada di Pakualaman ini ada dua. Dulunya sih sering banget makan di soto lenthuk yang disamping rujak eksrim tapi pada akhirnya aku pindah ke Soto Lenthuk Pak Marto yang deket dengan pohon beringin. Oh ya ... soto lenthuk ini adalah soto yang didalamnya juga seperti soto lainnya hanya saja ada potongan lenthuk (semacam perkedel dari singkong), tahu-tempe bacem dan ayamnya adalah ayam kampung. Yang membuat aku jatuh hati kenapa milih makan soto lenthuk pak Marto ini adalah karena bumbu bacemnya bener-bener menyerap banget ke tahu-tempe dan ayamnya plus rasa dan tekstur dari lenthuk-nya itu loh....mbeh, PAS. Apalagi kalau ditambah sama sate usus dan ati ampela nya mbeh nendang coy.Satu lagi adalah porsinya banyak dengan harga yang biasanya miss Risna habiskan adalah Rp 14000 (Soto, Usus 1 dan es jeruk). Jadi buat kalian yang penggembar soto boleh dicoba atau buat kalian yang nyari makanan dengan porsi banyak.hahahaha
Rujak Eskrim Pakualaman
Satu lagi yang harus kalian coba ketika bekunjung ke sini adalah Rujak Eskrim. Rujak Eskrim adalah Rujak buah dengan toping es dung-dung. Yuppy es dung-dung atau eskrimnya Indonesia. Eskrim yang terbuat dari santan kelapa yang dibuat secara tradisional. Sebenarnya sama seperti soto tadi yaitu sudah banyak tersebar rujak eskrim ini. Hanya saja rujak eskrim ini yang paling hits dan emang gak bisa di pungkri bahwa rasa dari bumbu rujak ini emang pas. Buat yng gak suka pedas santai saja, Rujak eskrim disini sambal buat yang ekstra pedas di pisah kok. Nah... rasa dari bumbu rujak yang pas dengan parutan aneka buah ini akan membuat kejutan di lidah kamu ketika disantap bersam es dung-dung tadi. Yuppy, es dung-dung disini rasanya enak binggit walau masih kalah sama es dung-dung yang sering lewat depan rumah. hehehehehe.
Mbeeh es dung-dung itu loooh moooiss
Jadi ketika kalian berkunjung ke Pura Pakualam, alangkah baiknya kalian mencoba sejenak kuliner yang ada di depan Pura Pakualam ini.

Komentar

  1. wahhh puasa" di suguhin ginian hahaha hseeehh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau sekarang masih puasakah? boleh dicoba loh mas angki ^^v

      Hapus
  2. menarik artikelnya
    http://obattradisionalacemaxs.net/

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di Story Of Miss Risna, Silahkan tinggalkan komentar dibawah ini ( NO SARA ) ^^v

Postingan populer dari blog ini

Sindu Kusuma Edupark Tempat Menikmati Keindahan Jogja dengan Bianglala Raksasa

Bianglala Raksasa "Cakra Manggilingan" daya tarik SKE dari kejauhan Dua Kosong Satu Lima, kalau pakai angka jadi 2015. Ya, pada akhirnya tahun 2014 berakhir dan berganti tahun 2015. Banyak orang-orang bersuka cita tapi ada pula yang bersedih dengan bergantian tahun ini. Selain itu pastinya ada yang menyusun rencana-rencana untuk tahun 2015 atau melanjutkan rencana 2014 yang belum tercapai atau (lagi) menjadi ajang perbaikan diri untuk lebih baik tentunya. Tapi santai saja postingan pertama di tahun 2015 ini miss Risna tak akan bergalau atau berkobar dengan revolusi 2015 atau kegalauan yang sudah teramat basi di 2014 lalu. Kali ini miss Risna akan menceritakan sebuah tempat kece yang baru ajah soft opening di Sleman atau orang suka bilang Jogja. Jogja emang kadang mencakup semua daerah yang ada di DIY ini. Tempat kece ini adalah Sindu Kusuma Edu Park yang berada di Jalan Magelang Km 2, yang tepatnya berada di Sinduadi, Mlati, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Menikmati Desa Wisata Nglinggo Samigaluh bersama WSKP dan FBKP

Kebun Teh Nglinggo Sebenernya untuk wisata ke desa Nglinggo dulu udah pernah dah udah pernah aku posting di blog ini Kebun Teh, Tanah Misi, dan Grojogan Watu Jonggol . Tapi berhubung kemarin ajakan dari Mas Bagus Loka ada sisipan buat mampir ke kebun bungga kristan yang ada di Samigaluh maka aku mengiyakan ajakan Mas Bagus dan acara ini ternyata merupakan agenda dari WSKP (Warga Sentolo Kulon Progo) dan FBKP (Kulon Progo) . Nah ... oleh sebab itu akupun menyoba menawari ke Pondong ( awalnya gak mau tapi jadi mau ), Niinit ( itu loh yang kemarin ke Grojogan Sewu ) terus yang terakhir yang aku ajak adalah Juwan. Sesuai info yang diberikan mas Bagus yaitu berangkat hari Sabtu jam 07.00 WIB kumpul di depan RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo, kamipun menyoba untuk tepat waktu tapi karena motor yang aku pakai untuk nganter Ichut sekolah dulu jadi kami berempat di tinggal dulu sama rombongan walaupun ketemu Mas Bagus di SPBU Nanggulan. Kamipun lanjutkan perjalannya daan berhenti lagi di lap...

Petualangan di Gunung Prau Dieng, Bukan Sekedar Mengejar Sunrise

Ahaay akhirnya miss Risna ke dataran tinggi tempat para dewa-dewa yaitu Dieng yang hits banget. Asal kalian tahu saja, planning ini hampir gagal untuk kesekian kalinya tapi akhirnya Simbah ( yang waktu itu jalan-jalan ke Clapar dan Kalibiru itu loh ) dengan mantapnya bilang jadi mau berapapun orangnya. Sempat tarik ulur juga seh,soalnya yang ikut gak ada ceweknya. Because rada susah Babe ane kalau anak yang cantik & ganteng pas takaran ini pergi jauh tanpa sesorang yang benar-benar beliau kenal. Walaupun emang kada miss Risna suka nekat jalan-jalan sendirian ( maafkan anakmu ini Pak!!! ). Ok ... sebelum lanjut cerita pasti pada penasaran kan kali ini aku ditemani lagunya sapa? Nah ... jawabannya adalah #np Padi - Menanti Jawaban, Kasih Tak Sampai, Mahadewi, Sesuatu Yang Indah dan Bondan ft F2B  - Not With Me, Bunga.   Terima kasih Allah, Kau masih mengijinkanku melihat terbitnya matahari Kami berangkat ke Dieng tanggal 1-2 November 2014, ya kami ambil 2 Day 1...