Langsung ke konten utama

Do It Yourself : Me-Recyle Celana Jeans Butut menjadi Backpack Yang Nyaris Keren


Hasil recyle celana jeans
Jangan terlalu terhanyut kan judul yang aku kasih ya? Keren itu relatif karena orang mempunyai pandangan tersendiri. Hehehe...Masih dari kasih miss Risna yang belum bisa dolan ke rawa-rawa, bukit-bukit bahkan kota-kota. Setelah membuat Bunga Mawar yang takkan layu oleh waktu maka miss Risna memutar otak lagi mau ngapain. Nah kali ini ide muncul karena aku kesel sama Ibu yang tiba-tiba mencampurkan celana jeans gombrang yang udah suwek-suwek (baca robek-robek) yang nyaman di pakai bersatu dengan perkumpulan lap-lap kotor. Sakit rasanya disana-sini. Imajinasikan ketika baca ini miss Rinsa terlalu lebay OK! Nah berawal dari sinilah akhirnya, miss Risna berasa gak rela celana jeans kesayangan miss Risna di masukan dalam komunitas gombal-gombal kotor. Maka miss Risna kucek-kucek, jemur-jemur ala lalala yeyeye, setelah kering maka aku operasi jeans itu dengan guting dan menghasilakn lembaran kain. Mau aku apakan kain ini? masih binggung

Hingga akhirnya inget dulu pernah lihat tutorial "Do It Yourself" di youtube tentang membuat celana jeans menjadi backpack yang simple tapi kece. Maka kalii inipun mencoba mengamalkan lagi. Bahan-bahanya ada dirumah semua maka komplitlah semua. Cuma kali ini mencoba untuk membuat pola sendiri tapi step by step hampir sama dengan video di Youtube berikut :



Untuk Bahan yang miss Risna pakai adalah :
1. Celana Jeans
2. Kain sisa tugas sekolah Ichut
3. Rit
4. Mesin Jahit beserta benang tentunya.
5. Gunting
6. Pengaris

Nah setelah semua ada, aku pun mengambar bentuk tas dalam langit-langit imajinasi miss Risna dan menggunting pola yang udah miss Risna gambar langsung di kain. Setelah semuanya tergunting maka aku mencoba menyatukan pola-pola tersebut sebelum dijahit untuk melihat udah sesuai sama bayanganku tadi belum. Kalau udah barulah di jahit menggunakan mesin jahit atau kalau gak ada mesin jahit, jahit tangan juga oke banget kok. Selama jahit menjahit, sempat rada kesel dan sempet ngambek sama diri sendiri. Cuma pada akhirnya mencoba lawan itu semua. Soalnya miss Risna kan sebenarnya emang belum pernah kursus jahit. Bisa jahit karena dulu ibu beli mesin jahit buat jahit terus sering banget buat mainnya hingga terkadang rusak dan sekarang ngrusuhi mesin jahitnya mbak Oenink. Jadi ketika miss Risna buat tas backpack ini jujur ajah hasil jahitan miss Risna masih berantakan karena emang miss Risna jahit karena berawal dari main-main dan sekarang masih main-main. Cuma main-mainnya ada tujuan dan hasilnya. Hihihihi.... Kerapian jahitan itu kan tercapai ketika kita tersudah mencoba main-main dengan mesin jahit dengan menjahit bukan?

Bagian depan tas
Bagian belakang tas
Ikutan studio mini
Butuh waktu beberapa hari untuk membuat tas gendong atau backpack yang miss Risna buat. Nyaris keren seh, karena jahitan masih belum rapi plus masih peyot-peyot. Tapi miss Risna cukup puas karena ini hasil karya miss Risna sendiri. Hal yang selalu miss Risna lakukan adalah mencoba menggunakan hasil karya miss Risna dan menunggu respon atau tanggapan orang yang melihat hasil karya. Itu adalah hal yang paling mengasyikkan, soalnya ada yang merespon secara terang-terangan dengan mengatakan tas ini jelek, ada yang bilang dengan sanepo or bahasa yang perhalus dan ada loh yang memuji. Tapi bagian inilah yang selalu tunggu soalnya bikin semangat ajah dan cukup puas karena aku tetap pede dengan hasil tanganku sendiri yang aku pakai. Heheheh... bukan sombong. Tapi ketika kamu memakai sesuatu ditubuh kamu yang kamu buat dari tanganmu sendiri walaupun orang itu mengkritik hasil karyamu tapi pasti ada sebuah kebangaan "Inilah hasil keringatku or aah besok aku pasti akan buat yang lebih baik dari ini" dibanding ketika kamu memakai hasil karya orang lain. Hehehehe
DIJUAL : tas rajut Instagram (2nd)
Detail Tas rajut Instagram

Terakhir untuk menutup cerita ini adalah aku mau menjual tas rajut Instagramku (ini cerita yang pernah aku post di bloh " Instabag" yang terbuat dari benang polyster dengan ukuran 28x28 cm. Alasan aku jual karena jarang aku pakai dan mau buat yang versi lain. Kagak berat seh menjual tas ini karena tas ini juga hasil dari melawan kemalasanku dan cerita lainnya. Tapi, kalau lebih berguna buat kalian yang mau tas ini aku lepas dah. Bisa hubungi aku di email na.risnadianti@gmail.com or twitter @Risnadian untuk yang bener-bener SERIUS.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sindu Kusuma Edupark Tempat Menikmati Keindahan Jogja dengan Bianglala Raksasa

Bianglala Raksasa "Cakra Manggilingan" daya tarik SKE dari kejauhan Dua Kosong Satu Lima, kalau pakai angka jadi 2015. Ya, pada akhirnya tahun 2014 berakhir dan berganti tahun 2015. Banyak orang-orang bersuka cita tapi ada pula yang bersedih dengan bergantian tahun ini. Selain itu pastinya ada yang menyusun rencana-rencana untuk tahun 2015 atau melanjutkan rencana 2014 yang belum tercapai atau (lagi) menjadi ajang perbaikan diri untuk lebih baik tentunya. Tapi santai saja postingan pertama di tahun 2015 ini miss Risna tak akan bergalau atau berkobar dengan revolusi 2015 atau kegalauan yang sudah teramat basi di 2014 lalu. Kali ini miss Risna akan menceritakan sebuah tempat kece yang baru ajah soft opening di Sleman atau orang suka bilang Jogja. Jogja emang kadang mencakup semua daerah yang ada di DIY ini. Tempat kece ini adalah Sindu Kusuma Edu Park yang berada di Jalan Magelang Km 2, yang tepatnya berada di Sinduadi, Mlati, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Menikmati Desa Wisata Nglinggo Samigaluh bersama WSKP dan FBKP

Kebun Teh Nglinggo Sebenernya untuk wisata ke desa Nglinggo dulu udah pernah dah udah pernah aku posting di blog ini Kebun Teh, Tanah Misi, dan Grojogan Watu Jonggol . Tapi berhubung kemarin ajakan dari Mas Bagus Loka ada sisipan buat mampir ke kebun bungga kristan yang ada di Samigaluh maka aku mengiyakan ajakan Mas Bagus dan acara ini ternyata merupakan agenda dari WSKP (Warga Sentolo Kulon Progo) dan FBKP (Kulon Progo) . Nah ... oleh sebab itu akupun menyoba menawari ke Pondong ( awalnya gak mau tapi jadi mau ), Niinit ( itu loh yang kemarin ke Grojogan Sewu ) terus yang terakhir yang aku ajak adalah Juwan. Sesuai info yang diberikan mas Bagus yaitu berangkat hari Sabtu jam 07.00 WIB kumpul di depan RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo, kamipun menyoba untuk tepat waktu tapi karena motor yang aku pakai untuk nganter Ichut sekolah dulu jadi kami berempat di tinggal dulu sama rombongan walaupun ketemu Mas Bagus di SPBU Nanggulan. Kamipun lanjutkan perjalannya daan berhenti lagi di lap...

Petualangan di Gunung Prau Dieng, Bukan Sekedar Mengejar Sunrise

Ahaay akhirnya miss Risna ke dataran tinggi tempat para dewa-dewa yaitu Dieng yang hits banget. Asal kalian tahu saja, planning ini hampir gagal untuk kesekian kalinya tapi akhirnya Simbah ( yang waktu itu jalan-jalan ke Clapar dan Kalibiru itu loh ) dengan mantapnya bilang jadi mau berapapun orangnya. Sempat tarik ulur juga seh,soalnya yang ikut gak ada ceweknya. Because rada susah Babe ane kalau anak yang cantik & ganteng pas takaran ini pergi jauh tanpa sesorang yang benar-benar beliau kenal. Walaupun emang kada miss Risna suka nekat jalan-jalan sendirian ( maafkan anakmu ini Pak!!! ). Ok ... sebelum lanjut cerita pasti pada penasaran kan kali ini aku ditemani lagunya sapa? Nah ... jawabannya adalah #np Padi - Menanti Jawaban, Kasih Tak Sampai, Mahadewi, Sesuatu Yang Indah dan Bondan ft F2B  - Not With Me, Bunga.   Terima kasih Allah, Kau masih mengijinkanku melihat terbitnya matahari Kami berangkat ke Dieng tanggal 1-2 November 2014, ya kami ambil 2 Day 1...