Langsung ke konten utama

Bunga Krokot Yang Menyapa Pagiku Dengan Kecantikannya


Minggu ini raga miss Risna lagi kurang fit. Jadi ajakan beberapa temen miss Risna untuk dolan, entah dolan sponsorin alias dibayari atau yarwe (bayar dewe / bayar sendiri). Sekalipun ajakan ke Air Terjun Kedung Pedut untuk meneruskan cerita waktu itu belum sampai ke air terjunnya T_T. Ya karena boleh di bilang bahwa itu prinsip miss Risna, kalau sakit atau kurang fit ya jangan dipaksain buat dolan. Soalnya selain tidak bisa menikmati dolannya ya karena bisa merepotan diri sendiri dan orang lain juga. So masih banyak cara untuk dolan ehm lebih tepatnya dolanan. hehehe ... Karena kali ini miss Risna bakal share tentang pemandangan cantik di setiap pagi miss Risna saat membuka jendela. Walaupun masih cantikan miss Risna emang sih pesonanya mengalahkan miss Risna ketika pagi hari. Apalagi ketika pukul 9 saatnya dia memancarkan pesonanya.
Tanaman krokot yang menyambut miss Risna di pagi hari saat membuka jendela
Apaan sih Na'? Ini loh tanaman Krokot yang bunga cantik.Ceritanya disimak yuh.hehehe...
Bunga krokot dan bunga mawar kertas hasil DIY miss Risna >cerita bunga mawar<

Yuhu.. seperti judul yang udah miss Risna tulis. Krokot ya krokot. Sempat binggung kenapa namanya krokot dan setelah cari di internet ternyata nama latinnya Portulaca yang masih satu famili sama Portulacaceae. Krokot ini tenyata ada sekitar 40-100 spesies (hasil ke sasar di : wikipedia) dan setelah nyari gambar tentang bunga krokot di si embah google ini aaah .... ternyata emang banyak banget jenisnya dan lucu-lucu plus cantik ^_^.Nah kalau yang miss Risna punya ini adalah yang tumpuk-tumpuk gitu (maaf gak tahu nama jenisnya -_-") dengan warna orange dan pink. Miss Risna dapat tanaman krokot ini dari halaman rumah Simbok (sebutan Nenek dari Ibu) yang ditanami oleh Bu Lik-ku. Nah waktu itu lagi berbunga itu dan emang hasrat untuk bercocok tanaman lagi hot-hot-nya tapi masih belum action. Hingga akhirnya waktu itu minta ijin sama Bu Lik buat minta tanaman krokot dan biji bunga matahari. Alasannya karena Bu Lik bilang kalau buat menanam krokot gak susah amat kok. Plus lihat hasil karya Insan (anaknya Bulik) yang ada dikamarnya ada tanaman krokot yang tumbuh sumbur walau bukan dengan media tanam tanah. Maka hari itupun aku segera memetik tumbuhan krokot di halaman. 
Bunga krokot orange saat mau mekar. Foto miss Risna edit untuk kesan soft "vintage"

Bunga Krokot Orange yang hampir mekar sempurna
Untuk mengembangbiakkan tanaman krokot ini emang mudah. Kita hanya perlu teknik tanam stek yaitu dengan kita memotong batang tanaman krokot dan menancamkannya ke media tanam seperti tanah misalnya. Nah kali ini miss Risna punya dua planning buat menumbuhkan tanaman krokot ini. Pertama  miss Risna emang menanam tanaman krokot ini di pot mini miss Risna  dengan media tanaman tanah. Walaupun pada akhirnya miss Risna pindah ke pot yang ukuran lebih sedang dan waktu itu pupuk kandang telah datang. Jadi di pot pertama emang belum pakai pupuk tapi tanaman krokot ini tetap tumbuh dan berbunga loh. Alasan miss Risna pindah karena emang miss Risna pengen tanaman krokot ini lebih banyak dan rimbun. Ya miss Risna potong lagi beberapa cabang tanaman krokot dan tanam lagi.  Nah, sedangkan planning yang kedua adalah dengan memanfatkan beberapa botol bekas C100 (gak di sensor gapapa ya, soalnya nie dopping miss Risna kalau capek dan flu menyerang). Ya ... botol C100 emang begitu banyak berjejer di samping kulkas. Maka dari itu daripada gak terpakai dan emang botolnya unyu-unyu maka aku pakai untuk wadah atau tempat tanaman krokot dan diisi oleh air dan bulatan gel yang mbak Oenink beli di pameran tanaman. Katanya bualtan gel itu media tanam juga tanpa harus pakai akhir kalau udah direndam di air dan membesar tapi berhubung lihat hasilnya Insan yang mengabungkan bulatan gel dan air yang sedikit lebih membuat tanaman krokot tumbuh tinggi dan warna yang lucu (soalnya wadahnya bening),ya aku meniru cara Insan. 
Bulatan gel dan air, memberikan warna tersendiri dengan akar-akar krokot yang mulai tumbuh
Bunga krokot pink tumpuk yang mekar di bawah cahaya matahari pagi
Bunga Krokot yang hampir mekar. Miss Risna edit fotonya buat kasih kesan yellow-magenta "vintage"

Hasil kolaborasi tanaman krokot dan botol C100 ini akhirnya menghiasi sudut kamarku. Aaah...lebih tepatnya space kosong di jendela kamarku. Dulu pernah menggunakan pot kecil dengan media tanam tanah, tapi bikin kotor dan ribet kalau pas menyirami ya. Nah kini dengan tanaman krokot dan botol cantik ini gak bikin kotor dan perawatan mudah. Karena tanaman krokot ini malah jarang aku sirami karena media tanamanya pake air. Kalau pun air tinggal sedikit karena menguap atau diserap tanaman ya tinggal nambah atau ganti kalau udah kotor. Hal yang paling menarik lagi lah ketika pagi dan bunga krokot pun akan mekar. Seperti yang aku bilang di atas, bunga krokot emang akan mekar semekarnya di pukul 9 sampai 12 siang dan selepas itu mereka akan layu. Tapi semua itu tak mengurangi kecantiknya dan membuat pagiku lebih berwarna setiap akan membuka dan menutup jendala kamar. Yuh mari bertanam dan memanfaatkan barang bekas di sekeliling kalian. 

#p.s : lihat di google ada aneka macam bunga krokot yang cantik. Kalau ada yang ngasih selain jenis krokot yang miss Risna punya boleh banget loh atau link bibit krokot lainnya yang bisa di beli ^^v.

Komentar

  1. hah? Aku malah baru ngerti mbak Ris ada bunga namanya krokot, hahaha. Kapan2 tak njajal nanam di pot.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas namanya tanaman krokot, otomatis bunga namanya bunga krokot. Awalnya juga gak percaya namnya krokot soalnya bunganya kece gitu tapi setelah sowan simbah ya percaya. Monggo mas nyoba di pot tapi setidaknya 3 bukan sekali harus replant biar hasilnya lebih bagus ^^v dan rimbun

      Hapus
  2. mbak mbok kapan" aku dikirimin bunga haha haseehh... wah bisnis bunga ini menarik juga mbak...kapan aku di stock kieekkk hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha...semoga bisa berkembang biak dengan baik mas... sehingga bisa ekspor ke bantul.hahaha

      Hapus
  3. wah ternyata travelwati yang satu ini feminin juga ya mainannya bunga...aku pikir hobinya cuma blusukan...hehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. mencoba untuk menjadi perempuan mas.hahahaha

      Hapus
  4. ada berapa warna jenis bunga krokotnya.

    BalasHapus
  5. Tulisan yang bagus. Aku baru nanem Mba,, kudu di urus, dan alhamdulillah sekarang udah tumbuh bagus bunganya juga udah pd mekar.. :)
    Suka nulis y Mba, boleh lah tulisannya di kirim ke blog saya.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih kak, alhamdulillah bisa bercocok tanam. Semoga makin banyak dan bermekaran.
      Suka nulis? ehm...hanya mencoba meluangkan waktu merangkai kata-kata yang ada dalm pikiran ajah kak. Sukses selalu

      Hapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di Story Of Miss Risna, Silahkan tinggalkan komentar dibawah ini ( NO SARA ) ^^v

Postingan populer dari blog ini

Sindu Kusuma Edupark Tempat Menikmati Keindahan Jogja dengan Bianglala Raksasa

Bianglala Raksasa "Cakra Manggilingan" daya tarik SKE dari kejauhan Dua Kosong Satu Lima, kalau pakai angka jadi 2015. Ya, pada akhirnya tahun 2014 berakhir dan berganti tahun 2015. Banyak orang-orang bersuka cita tapi ada pula yang bersedih dengan bergantian tahun ini. Selain itu pastinya ada yang menyusun rencana-rencana untuk tahun 2015 atau melanjutkan rencana 2014 yang belum tercapai atau (lagi) menjadi ajang perbaikan diri untuk lebih baik tentunya. Tapi santai saja postingan pertama di tahun 2015 ini miss Risna tak akan bergalau atau berkobar dengan revolusi 2015 atau kegalauan yang sudah teramat basi di 2014 lalu. Kali ini miss Risna akan menceritakan sebuah tempat kece yang baru ajah soft opening di Sleman atau orang suka bilang Jogja. Jogja emang kadang mencakup semua daerah yang ada di DIY ini. Tempat kece ini adalah Sindu Kusuma Edu Park yang berada di Jalan Magelang Km 2, yang tepatnya berada di Sinduadi, Mlati, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Menikmati Desa Wisata Nglinggo Samigaluh bersama WSKP dan FBKP

Kebun Teh Nglinggo Sebenernya untuk wisata ke desa Nglinggo dulu udah pernah dah udah pernah aku posting di blog ini Kebun Teh, Tanah Misi, dan Grojogan Watu Jonggol . Tapi berhubung kemarin ajakan dari Mas Bagus Loka ada sisipan buat mampir ke kebun bungga kristan yang ada di Samigaluh maka aku mengiyakan ajakan Mas Bagus dan acara ini ternyata merupakan agenda dari WSKP (Warga Sentolo Kulon Progo) dan FBKP (Kulon Progo) . Nah ... oleh sebab itu akupun menyoba menawari ke Pondong ( awalnya gak mau tapi jadi mau ), Niinit ( itu loh yang kemarin ke Grojogan Sewu ) terus yang terakhir yang aku ajak adalah Juwan. Sesuai info yang diberikan mas Bagus yaitu berangkat hari Sabtu jam 07.00 WIB kumpul di depan RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo, kamipun menyoba untuk tepat waktu tapi karena motor yang aku pakai untuk nganter Ichut sekolah dulu jadi kami berempat di tinggal dulu sama rombongan walaupun ketemu Mas Bagus di SPBU Nanggulan. Kamipun lanjutkan perjalannya daan berhenti lagi di lap...

Petualangan di Gunung Prau Dieng, Bukan Sekedar Mengejar Sunrise

Ahaay akhirnya miss Risna ke dataran tinggi tempat para dewa-dewa yaitu Dieng yang hits banget. Asal kalian tahu saja, planning ini hampir gagal untuk kesekian kalinya tapi akhirnya Simbah ( yang waktu itu jalan-jalan ke Clapar dan Kalibiru itu loh ) dengan mantapnya bilang jadi mau berapapun orangnya. Sempat tarik ulur juga seh,soalnya yang ikut gak ada ceweknya. Because rada susah Babe ane kalau anak yang cantik & ganteng pas takaran ini pergi jauh tanpa sesorang yang benar-benar beliau kenal. Walaupun emang kada miss Risna suka nekat jalan-jalan sendirian ( maafkan anakmu ini Pak!!! ). Ok ... sebelum lanjut cerita pasti pada penasaran kan kali ini aku ditemani lagunya sapa? Nah ... jawabannya adalah #np Padi - Menanti Jawaban, Kasih Tak Sampai, Mahadewi, Sesuatu Yang Indah dan Bondan ft F2B  - Not With Me, Bunga.   Terima kasih Allah, Kau masih mengijinkanku melihat terbitnya matahari Kami berangkat ke Dieng tanggal 1-2 November 2014, ya kami ambil 2 Day 1...