Langsung ke konten utama

Ups...Ternyata Kayak Gini The Lost World Castel di Kaki Merapi

Menara The Lost World Castel

Miss Risna kembali lagi dengan meneruskan cerita Miss Risna yang dolan ke Kaki Gunung Merapi pada bulan Mei 2017 tahun lalu. Cerita ini masih lanjutan dari "Berburu Spot Foto Hits di Kaliadem sambil Menikmati Sesruput Kopi Merapi". Jadi setalah kami selesai asyik istirahat di Warung Kopi Merapi, kami memutuskan untuk cari tahu wisata buatan yang kontroversial. Yups sebuah bangunan castel yang berada di daerah rawan bencana ini sempat ditutup sama pemerintah setempat tapi ya namanya generasi Z yang suka sama foto, kalaupun ditutup tetap ada yang nekat buat masuk. Nama tempat tersebut adalah The 
Lost World Castel. Wisata ini berada di Kepuhharjo, Cangkringan, Sleman. Tempatnya berada di sebelah timur dari Warung Kopi Merapi.



Tiket masuk The Lost World Castle Sleman


Pembangunan The Lost World Castle

Saat kami memasuki kawasan parkiran, tempat ini lumayan ramai dan masih dalam tahap pembangunan. Untuk parkir di The Lost World Castle di tarik harga sekitar Rp 2000 (maaf udah lama banget) dan untuk tiket masuknya waktu itu tertera sekitar Rp 60000 tapi pas berkunjung kesana kita lagi ada promo gitu jadi buat masuk cuma sekitar Rp 15.000. Ketika masuk ke The Lost World Castel ini emang masih banyak dalam tahapan pembangunan jadi ya belum sempurna seutuhnya. Terus waktu itu juga tergolong ramai banget. Kesan pertama sih, panas dan teringat sama program tv Jepang. Kebanyakan dari tempat ini adalah untuk berfoto-foto karena instagramable banget untk yang tahu dan punya trik untuk ambil angle.






Spot yang ada di The Lost Word Castle

Kemegahan The Lost World Castle
Untuk fasilitas sperti kantin, toliet maupun tempat sampah sudah cukup baik. Sepertinya tempat ini akan mengahdirkan berbagai macam wahana permainan seperti sepeda, flyfox dkk. Cuma kita ditempat ini gak begitu lama, karena emang waktu pengunjungnya banyak, spotnya belum banyak yang jadi, panas dan jujur ajah sih aku kurang teratrik dan gak bisa menikmati. Semoga kedepannya tempat ini emang bisa bikin wisata Jogja makin berkembang baik tanpa harus meruska alam dan tetap membantu perekonomian warga sekitar.


See you !!! Miss Risna lagi berusaha untuk tetap bisa share cerita-cerita gak jelas Miss Risna kok ^^v

Komentar

  1. Weh, tempat ini masih beroperasi toh Mbak? Terakhir Maret 2018 kemarin kata Pak Bupati Sleman status tempat ini masih ilegal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku terakhir kesana 1 tahun lalu mas, tapi kemarin di instagram masih bertebaran spot terbaru di tempat wisata ini. Ehm.... (*mikir)

      Hapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di Story Of Miss Risna, Silahkan tinggalkan komentar dibawah ini ( NO SARA ) ^^v

Postingan populer dari blog ini

Sindu Kusuma Edupark Tempat Menikmati Keindahan Jogja dengan Bianglala Raksasa

Bianglala Raksasa "Cakra Manggilingan" daya tarik SKE dari kejauhan Dua Kosong Satu Lima, kalau pakai angka jadi 2015. Ya, pada akhirnya tahun 2014 berakhir dan berganti tahun 2015. Banyak orang-orang bersuka cita tapi ada pula yang bersedih dengan bergantian tahun ini. Selain itu pastinya ada yang menyusun rencana-rencana untuk tahun 2015 atau melanjutkan rencana 2014 yang belum tercapai atau (lagi) menjadi ajang perbaikan diri untuk lebih baik tentunya. Tapi santai saja postingan pertama di tahun 2015 ini miss Risna tak akan bergalau atau berkobar dengan revolusi 2015 atau kegalauan yang sudah teramat basi di 2014 lalu. Kali ini miss Risna akan menceritakan sebuah tempat kece yang baru ajah soft opening di Sleman atau orang suka bilang Jogja. Jogja emang kadang mencakup semua daerah yang ada di DIY ini. Tempat kece ini adalah Sindu Kusuma Edu Park yang berada di Jalan Magelang Km 2, yang tepatnya berada di Sinduadi, Mlati, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Menikmati Desa Wisata Nglinggo Samigaluh bersama WSKP dan FBKP

Kebun Teh Nglinggo Sebenernya untuk wisata ke desa Nglinggo dulu udah pernah dah udah pernah aku posting di blog ini Kebun Teh, Tanah Misi, dan Grojogan Watu Jonggol . Tapi berhubung kemarin ajakan dari Mas Bagus Loka ada sisipan buat mampir ke kebun bungga kristan yang ada di Samigaluh maka aku mengiyakan ajakan Mas Bagus dan acara ini ternyata merupakan agenda dari WSKP (Warga Sentolo Kulon Progo) dan FBKP (Kulon Progo) . Nah ... oleh sebab itu akupun menyoba menawari ke Pondong ( awalnya gak mau tapi jadi mau ), Niinit ( itu loh yang kemarin ke Grojogan Sewu ) terus yang terakhir yang aku ajak adalah Juwan. Sesuai info yang diberikan mas Bagus yaitu berangkat hari Sabtu jam 07.00 WIB kumpul di depan RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo, kamipun menyoba untuk tepat waktu tapi karena motor yang aku pakai untuk nganter Ichut sekolah dulu jadi kami berempat di tinggal dulu sama rombongan walaupun ketemu Mas Bagus di SPBU Nanggulan. Kamipun lanjutkan perjalannya daan berhenti lagi di lap...

Petualangan di Gunung Prau Dieng, Bukan Sekedar Mengejar Sunrise

Ahaay akhirnya miss Risna ke dataran tinggi tempat para dewa-dewa yaitu Dieng yang hits banget. Asal kalian tahu saja, planning ini hampir gagal untuk kesekian kalinya tapi akhirnya Simbah ( yang waktu itu jalan-jalan ke Clapar dan Kalibiru itu loh ) dengan mantapnya bilang jadi mau berapapun orangnya. Sempat tarik ulur juga seh,soalnya yang ikut gak ada ceweknya. Because rada susah Babe ane kalau anak yang cantik & ganteng pas takaran ini pergi jauh tanpa sesorang yang benar-benar beliau kenal. Walaupun emang kada miss Risna suka nekat jalan-jalan sendirian ( maafkan anakmu ini Pak!!! ). Ok ... sebelum lanjut cerita pasti pada penasaran kan kali ini aku ditemani lagunya sapa? Nah ... jawabannya adalah #np Padi - Menanti Jawaban, Kasih Tak Sampai, Mahadewi, Sesuatu Yang Indah dan Bondan ft F2B  - Not With Me, Bunga.   Terima kasih Allah, Kau masih mengijinkanku melihat terbitnya matahari Kami berangkat ke Dieng tanggal 1-2 November 2014, ya kami ambil 2 Day 1...