Langsung ke konten utama

Kopi Panggang, Makanan nDeso di Tengah Kebun Jati yang Super Megah




Kopi Panggang " Kopi & Dhaharan Ndeso" di Jalan Siluk - Panggang Gunung Kidul
Mungkin masih terlalu asing dan akan mengira kalau Kopi Panggang itu adalah sebuah kopi yang disajikan atau prosesnya di panggang. Tapi ... Panggang disini bukan tentang bagaimana atau cara, tapi  Panggang adalah sebuah nama daerah yang Gunung Kidul yang cukup ternama. Jadi Kopi Panggang itu adalah sebuah tempat makan yang menyajikan menu masakan desa seperti sayur lodeh, garang asem, telur dadar, tempe garet, dkk yang disajikan secara prasmanan.

Halaman depan Kopi Panggang dan Daharan Ndeso Gunung Kidul

Suasana Kopi Panggang
Lokasi Kopi Panggang berada di Jl. Siluk Panggang, Sumber, Girisuko, Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jadi kalau buat kalian yang suka ke Gunung Kidul tapi lewat dari Imogiri - Siluk akan melewati tempat makan ini yang memiliki sebuah iconic yang cukup mencolok mata ditengah-tengah hutan jati, yaitu sebuah mobil berwarna kuning yang seolah tersangkut dengan tiang. Selain itu tempat ini emang cukup mencolok karena ada bangunan masjid yang memiliki arsitektur yang indah, kincir angin dan rumah-rumah joglo yang keren habis.Sayangnya, kendaraan kita entah itu roda dua maupun roda empat gak bakal boleh masuk ke lingkungan Kopi Panggang. Jadi tempat parkirnya ini ada di pinggir jalanan dan masih aman kok. Untuk tarif parkir sih masih standar, kemarin aku dan temen-temenku tarif parkir motor Rp 2000/motor. 

 

Kopi Panggang ini bisa jadi referensi kamu, misal nyari tempat nikah outdoor. Soalnya banyak rumah-rumah lucu gitu, halaman yang cukup luas, arsitekturnya keren, nuasanya kayak rumah nenek dikampung gitu. Bahkan ada gamelan jawa juga. Super kece ini tempat. Kalau untuk segi makanan dan minuman yang disajikan oleh Kopi Panggang ini, untuk harga sih standart lah. Soalnya kita berempat tuh makan berempat habis Rp 105.000 denga rincian menu (daftar harga ada di foto yak)

Tiwul penganti nasi khas Gunung Kidul

Garang Asem ala Kopi Panggang Gunung Kidul

1. Nasi Merah + Bakwan + Soto 
2. Tiwul + Telur dadar + Oseng-oseng tempe 
3. Nasi putih + Telur dadar + oseng tempe + sayur (kayanya, soalnya udah kelaperan...heheh)
4. Nasi putih + telur dadar + garang asem
Untuk minuman kita pesen 3 Jeruk Panas dan Wedang Uwuh Susu. Kalau soal rasa sih, untuk minuman jeruk panasnya aku suka banget karena pakai jerus nipis dan pakai gula batu. Sedangkan untuk makanan sih, karena saya orang desa dan sering makanan makan ndeso, bisa di bilang kurang yahud. Hehehehe ... tapi sih disini kamu bisa makan banyak atau porsi kuli karena penyajiannya prasmanan.

senja di Mobil Listrik  Jalan Siluk - Panggang yang iconic banget

Akhir kata atau kesan setelah mampir Kopi Panggang Gunung Kidul adalah tempat ini asyik dari segi bangunan dan lokasinya yang bener-bener di tengah hutan jati dan gunung karst. Apalagi temap ini emang photogenic or instagram-able banget dan tentunya emang recommend banget buat wedding outdoor. Cuma kalau dari segi rasa makanan sih, karena sekali lagi karena saya orang ndeso ya rasanya lebih yahud buatan nenek, bu lik saya. hehehe... Kalau segi harga yang setiap orang punya standart pribadi. So, buat kalian yang mau ke Gunung Kidul dan lewat jalan Siluk - Panggang bisa banget buat mampir tempat ini, sekedar minum kopi atau mampir buat sholat. See You di #missrisnastory lainnya.

Gmaps "KOPI PANGGANG GUNUNG KIDUL"


Komentar

  1. Seenggaknya setelah ada RM Kopi Panggang ini, jalan raya Siluk - Panggang nggak begitu horor pas malam. Ada tempat yang terang-benderang dan banyak orang ngumpulnya lah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha ... iya mas. sekarang gak gelap-gelap amatlah. Jadi kalau pulang kemalaman lewat sini masih berani

      Hapus
  2. Lagi cari informasi tentang camping di pantai ngrumput, tadi baca postingan kk tentang catper disana. Lumayan jadi informasi tambahan tentang camping di pantai ngrumput. Kebetulan saya Start Dr Jakarta.

    Di tambah informasi kopi panggang,btw 1 rute kan ke arah pantai ngrumput/drini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdullilah tulisannya bisa membantu kak, Untuk Kopi Panggang ini kaka bisa satu Rute kalau kakak ke pantai Ngrumput/Drini lewat jalan Imogiri-Siluk-Panggang- Baron. Tapi kalau kakak lewat jalan Wonosari - Piyungan kakak harus menuju Panggang dan lewat Jalur Lintas Selatan.

      Hapus

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di Story Of Miss Risna, Silahkan tinggalkan komentar dibawah ini ( NO SARA ) ^^v

Postingan populer dari blog ini

Sindu Kusuma Edupark Tempat Menikmati Keindahan Jogja dengan Bianglala Raksasa

Bianglala Raksasa "Cakra Manggilingan" daya tarik SKE dari kejauhan Dua Kosong Satu Lima, kalau pakai angka jadi 2015. Ya, pada akhirnya tahun 2014 berakhir dan berganti tahun 2015. Banyak orang-orang bersuka cita tapi ada pula yang bersedih dengan bergantian tahun ini. Selain itu pastinya ada yang menyusun rencana-rencana untuk tahun 2015 atau melanjutkan rencana 2014 yang belum tercapai atau (lagi) menjadi ajang perbaikan diri untuk lebih baik tentunya. Tapi santai saja postingan pertama di tahun 2015 ini miss Risna tak akan bergalau atau berkobar dengan revolusi 2015 atau kegalauan yang sudah teramat basi di 2014 lalu. Kali ini miss Risna akan menceritakan sebuah tempat kece yang baru ajah soft opening di Sleman atau orang suka bilang Jogja. Jogja emang kadang mencakup semua daerah yang ada di DIY ini. Tempat kece ini adalah Sindu Kusuma Edu Park yang berada di Jalan Magelang Km 2, yang tepatnya berada di Sinduadi, Mlati, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Menikmati Desa Wisata Nglinggo Samigaluh bersama WSKP dan FBKP

Kebun Teh Nglinggo Sebenernya untuk wisata ke desa Nglinggo dulu udah pernah dah udah pernah aku posting di blog ini Kebun Teh, Tanah Misi, dan Grojogan Watu Jonggol . Tapi berhubung kemarin ajakan dari Mas Bagus Loka ada sisipan buat mampir ke kebun bungga kristan yang ada di Samigaluh maka aku mengiyakan ajakan Mas Bagus dan acara ini ternyata merupakan agenda dari WSKP (Warga Sentolo Kulon Progo) dan FBKP (Kulon Progo) . Nah ... oleh sebab itu akupun menyoba menawari ke Pondong ( awalnya gak mau tapi jadi mau ), Niinit ( itu loh yang kemarin ke Grojogan Sewu ) terus yang terakhir yang aku ajak adalah Juwan. Sesuai info yang diberikan mas Bagus yaitu berangkat hari Sabtu jam 07.00 WIB kumpul di depan RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo, kamipun menyoba untuk tepat waktu tapi karena motor yang aku pakai untuk nganter Ichut sekolah dulu jadi kami berempat di tinggal dulu sama rombongan walaupun ketemu Mas Bagus di SPBU Nanggulan. Kamipun lanjutkan perjalannya daan berhenti lagi di lap...

Petualangan di Gunung Prau Dieng, Bukan Sekedar Mengejar Sunrise

Ahaay akhirnya miss Risna ke dataran tinggi tempat para dewa-dewa yaitu Dieng yang hits banget. Asal kalian tahu saja, planning ini hampir gagal untuk kesekian kalinya tapi akhirnya Simbah ( yang waktu itu jalan-jalan ke Clapar dan Kalibiru itu loh ) dengan mantapnya bilang jadi mau berapapun orangnya. Sempat tarik ulur juga seh,soalnya yang ikut gak ada ceweknya. Because rada susah Babe ane kalau anak yang cantik & ganteng pas takaran ini pergi jauh tanpa sesorang yang benar-benar beliau kenal. Walaupun emang kada miss Risna suka nekat jalan-jalan sendirian ( maafkan anakmu ini Pak!!! ). Ok ... sebelum lanjut cerita pasti pada penasaran kan kali ini aku ditemani lagunya sapa? Nah ... jawabannya adalah #np Padi - Menanti Jawaban, Kasih Tak Sampai, Mahadewi, Sesuatu Yang Indah dan Bondan ft F2B  - Not With Me, Bunga.   Terima kasih Allah, Kau masih mengijinkanku melihat terbitnya matahari Kami berangkat ke Dieng tanggal 1-2 November 2014, ya kami ambil 2 Day 1...