Langsung ke konten utama

5 Tempat Kuliner Favorit di Kulon Progo ala Miss Risna

Sego Pincuk ala chef Yanto Wiyadi Fams

Omoo... tema hari ke - 7 dari #BPN30daychallenge2018 adalah "5 warung makan/restroan favorit beserta reviewnya". Bagi temen-teman yang kenal miss Risna pasti tahu kalu miss Risna itu doyan jajan dan lebih sering laper mata sama kuliner daripada fashion. Nah makanya karena terlalu banyak tempat makan favorit miss Risna, maka kali ini ruang lingkupnya bakal Miss Risna persempit. Miss Risna bakal kasih review tentang 5 tempat kulineran favorit di Kulon Progo ala Miss Risna. Why Kulon Progo? karena miss Risna domisili dan masih tinggal di Kulon Progo.hihihi.... makanya milihnya Kulon Progo yang sebenar lagi bakal punya bandara Internasional. Jadi kalau miss Risna mau ke Korea ketemu sama oppa udah enak, deker. Ups... malah mulai halu yang bakal jadi kenyataan. Aamiin



ok ! back to the topik yak. Inilah dia 5 tempat kuliner di Kulon Progo yang favoritnya miss Risna atau lebih tempatnya sering banget miss Risna kunjungi.

Mie Ayam Pak Man, the of the best mie ayam kuah versi miss Risna

Terfavoritnya miss Risna ... mie lovers banget banget

Berlokasi di Jalan Jogja-Wates tepatnya di Samping SMP N 1 Sentolo, nie mie ayam adalah mie yang favorit banget buat miss Risna dan sahabat-sahabat. Dari jamannya ni warung mie masih pakai dinding bambu sampai sekarang udah bagus dong. Nie mie adalah menu wajib jaman SD sampai sekarang kalau ada yang ultah. Yang bikin jatuh cinta sama mie ayam ini karena rasanya gak berubah dari jaman aku SD sampai saat ini. Ciri khas dari mie ayam Pak Man adalah cendrung asin. Cuma kalau untuk daging ayamnya. mbeeeeh... MANTUL ! Potongan yang besar dan proses masak yang bikin bumbunya emnang bikin aku jatuh cinta di tambah sama sambelnya yang sekarang miss Risna kudu ngurangi. Mie ayam Pak Man ini wajib kamu kunjungi ketika lagi di Kulon Progo. Harga untuk seporsi mie ayam (update Bulan November 2018) adalah Rp 10000/porsi. Oh ya ... mienya ini buat sendiri loh. Soalnya jaman masih piyik suka blusukan ke dapurnya gangguin Pak Man bikin mie ^^v

Bakso Pak Ngatno "Bakso Pak Pendek" ex depan Stasiun Sentolo

sorry gak ada fotonya, pokoknya endul deh ^^v
Bakso Pak Ngatno atau lebih di kenal dengan Bakso Pak Pendek ini emang dulunya berlokasi di depan Stasiun Sentolo. Cuma sekarang udah pindah ke dekat lapangan SD N 2 Sentolo atau komplek Pasar Desa Sentolo. Sama halnya dengan Mie ayam Pak Man, Bakso Pak Pendek ini juga macam menu wajib dari kecil. Jadi dari jaman masih depan stasiun, sering makan di sini sore-sore sambil momong adek lihat kerata. Tapi bukan karena itu juga, Bakso Pak Pendek ini terkenal dengan bakso telur puyuhnya. Kuahnya yang seger dan isian selain bakso adalah potongan tahu pong, sawi, bihun atau bakmi kuning hingga kecambah kalau suka adalah perpaduan yang mantul buat lidah miss Risna. Sayangnya neh... tiap makan disini aku tuh jarang banget fotoin baksonya. Karena udah fokus buat menyantap tuh bakso apalagi musim hujan. Ya Allah nikmat banget. Harga yanng bisa kamu tebus untuk makan satu porsi bakso adalah Rp 10000 (update harga terakhir bulan November 2018).

Soto Bathok Wulung, alternatif makan Siang di luar

Soto Ayam ala Soto Bathok Wulung Kulon progo

Soto Bathok Wulung ini ada di Kulon Progo baru sekitar 2-3 tahunan. Lokasiya yang tak jauh dari pusat kota Wates dan deket dengan Kampus UNY tepatnya di Jalan Mandung Km 0,5 Terbah, Pengasih. Soto Bathok Wulung ini bisa menjadi alternatif brunch atau makan siang menjelang sore ketika terdampar di Kulon Progo atau habis wisata ke Waduk Sermo dan Kalibiru. Harga sangatlah murah untuk seporsi soto daging sapi saja hanya Rp 9000 dan untuk soto ayam hanya Rp 5000. Aneka minuman mulai dari Rp 2000 hinga makanan pendamping seperti tempe mendoan, sate usus, bregedel, tahu bacem harganya mulai Rp 500 ajah. Yang unik dari soto ini adalah cara penyajiannya yang mengunakan mangkok bathok. Tempatnya juga enak dan asyik untuk anak-anak karena ada ayun-ayunan dan lesehan. Untuk soal rasa sih bisa miss Risna bilang standart. Cuma miss Risna sering banget ke sini, soalnya murah dan sate usus itu loh kan nampol kalau dimakan sama soto yang kuahnnya emang panas-panas.

Ayam Goreng Bu Hartin, Kuliner Legenda-nya Kulon Progo


Menu andalan Ayam Goreng Bu Hartin,Ayam Goreng Kremes

Siapa sih orang Kulon Progo yang yang gak kenal dengan Bu Hartin sang pemilik resto Ayam Goreng. Resto ayam goreng Bu Hartin ini lumayan banyak di Kulon Progo. Di Jalan Nasional III (Jalan Jogja-Purworejo), Jalan Sutijab, Driyan, Wates dan Ayam Goreng Bu Hartin yang dekat dengan Terminal Bus Wates. Kalau miss Risna sih paling suka yang deket Terminal Bus Wates, tempat parkirnya ok, tempat nyaman dan bisa lihat kereta api dengan background Pegunungan Menoreh. Menu makanan yang khas disini tentunya ayam goreng yang mana kamu bisa pilih mau ayam kampung atau ayam kota dengan pakai kremes atau enggak. Bisa bakar juga. Gak cuma menu ayam sih, tapi ada menu bakmi jawa, capcay, ca kangkung, seafood dkk. Harganya untuk makan sih mulai dari Rp 7000 sedangkan untuk minuman dari Rp 3000-an. Ini tempat cocok untuk makan bersama keluarga atau acara-acara kayak arisan dkk.

Tuancrabs, Masakan Seafood Rumah yang Mantul Kulon Progo

Lobster saus padang ala Tuancrabs Wates

Viewnya rumahan banget kan?
Berlokasi di Komplek Kasatrian No 10, Gunung Gempal, Giripeni, Wates Kulon Progo atau belakangnya Rumah Makan Ayam Goreng Bu Hartin Jalan Nasional (Jogja-Purworejo). Tuancrabs hadir dengan menu olahan seafood ala rumahan. Kenapa miss Risna bilang ala rumahan? Karena ketika miss Risna sama Ichut nyoba datang Tuancrabs ini tempatnya di emang perumahan gitu. Awalnya Tuancrabs ini hanya melayani delivery order atau PO gitu dan super viral di medsos apalagi kalangan adikku yang super update. Makanya Pas tahu buka tempat makan makanya aku ngajakain Ichut buat nyoba seafood ala Tuancrabs. Soalnya jarang benget di Kulon Progo menemukan tempat makan yang olahan seafoodnya fresh dan beraneka ragam. Langsung deh cus. Kesan pertama untuk tempatnya sih, beh .... berasa di rumah gitu (bener dong miss Risna bilang ala rumah). Makan di gabezo belakang rumah rasanya. Nah kalau untuk soal rasa. Sukaak banget sama saus padangnya ! Aku bilang sih bisa bilang the best of best buat saus padangnya. Menu makanan yang tersedia disini ada ikan, kepiting, kerang, dan lobster. Aneka saus yang bis akamu coba ada, saus tiram, pedas manis, padang dan miss Risna lupa. heheh....Untuk harga sih mulai dari 15 ribuan gitu. Sedangkan untuk minum mulai dari harga 2000an. Kalau untuk favorit menu yang aku suka sih lobsters sama kerang. itu patut di coba karena miss Risna susah makan kepitingnya. hihihi 

Nah itulah 5 kuliner Kulon Progo ala miss Risna yang bisa kalian coba jika sedang berkunjung ke Kulon Progo. Sebenarnya masih banyak lagi kayak geblek, sengkek, growol, bakmi jawa dkk. Mungkin bakal aku bahas di postingan lain

See you D8 ^^V

PS. Foto utama "Sego Pincuk" hanya ditemukan ketika piknik keluarga besar Yanto Wiyadi ya ^^v

Komentar

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung di Story Of Miss Risna, Silahkan tinggalkan komentar dibawah ini ( NO SARA ) ^^v

Postingan populer dari blog ini

Sindu Kusuma Edupark Tempat Menikmati Keindahan Jogja dengan Bianglala Raksasa

Bianglala Raksasa "Cakra Manggilingan" daya tarik SKE dari kejauhan Dua Kosong Satu Lima, kalau pakai angka jadi 2015. Ya, pada akhirnya tahun 2014 berakhir dan berganti tahun 2015. Banyak orang-orang bersuka cita tapi ada pula yang bersedih dengan bergantian tahun ini. Selain itu pastinya ada yang menyusun rencana-rencana untuk tahun 2015 atau melanjutkan rencana 2014 yang belum tercapai atau (lagi) menjadi ajang perbaikan diri untuk lebih baik tentunya. Tapi santai saja postingan pertama di tahun 2015 ini miss Risna tak akan bergalau atau berkobar dengan revolusi 2015 atau kegalauan yang sudah teramat basi di 2014 lalu. Kali ini miss Risna akan menceritakan sebuah tempat kece yang baru ajah soft opening di Sleman atau orang suka bilang Jogja. Jogja emang kadang mencakup semua daerah yang ada di DIY ini. Tempat kece ini adalah Sindu Kusuma Edu Park yang berada di Jalan Magelang Km 2, yang tepatnya berada di Sinduadi, Mlati, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Menikmati Desa Wisata Nglinggo Samigaluh bersama WSKP dan FBKP

Kebun Teh Nglinggo Sebenernya untuk wisata ke desa Nglinggo dulu udah pernah dah udah pernah aku posting di blog ini Kebun Teh, Tanah Misi, dan Grojogan Watu Jonggol . Tapi berhubung kemarin ajakan dari Mas Bagus Loka ada sisipan buat mampir ke kebun bungga kristan yang ada di Samigaluh maka aku mengiyakan ajakan Mas Bagus dan acara ini ternyata merupakan agenda dari WSKP (Warga Sentolo Kulon Progo) dan FBKP (Kulon Progo) . Nah ... oleh sebab itu akupun menyoba menawari ke Pondong ( awalnya gak mau tapi jadi mau ), Niinit ( itu loh yang kemarin ke Grojogan Sewu ) terus yang terakhir yang aku ajak adalah Juwan. Sesuai info yang diberikan mas Bagus yaitu berangkat hari Sabtu jam 07.00 WIB kumpul di depan RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo, kamipun menyoba untuk tepat waktu tapi karena motor yang aku pakai untuk nganter Ichut sekolah dulu jadi kami berempat di tinggal dulu sama rombongan walaupun ketemu Mas Bagus di SPBU Nanggulan. Kamipun lanjutkan perjalannya daan berhenti lagi di lap...

Petualangan di Gunung Prau Dieng, Bukan Sekedar Mengejar Sunrise

Ahaay akhirnya miss Risna ke dataran tinggi tempat para dewa-dewa yaitu Dieng yang hits banget. Asal kalian tahu saja, planning ini hampir gagal untuk kesekian kalinya tapi akhirnya Simbah ( yang waktu itu jalan-jalan ke Clapar dan Kalibiru itu loh ) dengan mantapnya bilang jadi mau berapapun orangnya. Sempat tarik ulur juga seh,soalnya yang ikut gak ada ceweknya. Because rada susah Babe ane kalau anak yang cantik & ganteng pas takaran ini pergi jauh tanpa sesorang yang benar-benar beliau kenal. Walaupun emang kada miss Risna suka nekat jalan-jalan sendirian ( maafkan anakmu ini Pak!!! ). Ok ... sebelum lanjut cerita pasti pada penasaran kan kali ini aku ditemani lagunya sapa? Nah ... jawabannya adalah #np Padi - Menanti Jawaban, Kasih Tak Sampai, Mahadewi, Sesuatu Yang Indah dan Bondan ft F2B  - Not With Me, Bunga.   Terima kasih Allah, Kau masih mengijinkanku melihat terbitnya matahari Kami berangkat ke Dieng tanggal 1-2 November 2014, ya kami ambil 2 Day 1...