Langsung ke konten utama

Lotek Legend di Kota Jogja - Lotek & Gado-Gado Bu Bagyo

Lotek dan Gado- Gado Bu Bagyo


Hello lama gak neh gak nge-blog. Entah kenapa sekarang jarang banget buat meniliki tempat bercerita dan menulis ini. Selamat datang di bulan-bulan terakhir Tahun 2020. Izinkan ku lukis senja .... ups malah nyanyi neh😄. Izinkan aku tuh nulis kembali di blog ini, kali ini tentang kuliner legend di Kota Jogja. Kamu kamu lagi jalan- jalan di Jogja dan lagi diet atau memang pencinta sayuran wajib banget buat nyobain lotek satu ini. Cus ke cerita aku ya bebe ...


Lotek! Lotek itu makanan yang terdiri dari berbagai macam sayuran yang dicampur menjadi satu dalam bumbu kacang. Biasanya disajikan dengan kerupuk dan taburan bawang goreng. Ya ... emang siapa sih yang gak tahu lotek, makanan ini kadang disebut "salad" Indonesia bagi yang mau diet. Kalau gak diet, bisa ditambah kupat sama cabe biar pedes sesuai selara kamu. Cuma, kalau ngomongin Lotek tuh, aku selalu keinget banget sama lotek legend di Kota Jogja.

Lotek dan Gado-gado Bu Bagyo, merupakan warung lotek yang dikenalin sama Kiki. Pendaratan pertama kesini tuh habis jalan-jalan dari Candi Prambanan setelah adalah insiden di jalan jaman masih kuliah. Waktu itu aku heran banget sama warung ini karena sistem pemesannya yaitu dikasih dua carik kertas untuk nulis makan dan minum terpisah sampai dikasih nama. Itu yang pertama, kedua tuh disini tuh bener-bener fresh from uleg-an gaes. Bener-bener diuleg dan warung ini tuh ramai banget. Apa gak pegel tuh yang uleg. Yang uniknya lagi tuh nanti pesenan kita bakal datang dengan pelayannya nyebut nama yang kita tulis. Nah disini tuh kadang mas/mbaknya keliru atau seharusnya mbak dipanggil mas.

Lotek Kupat Bu Bagyo Outlet Sagan



Ada bakwan yang bikin makin kenyang
Kalau ngomongi rasa sih, jujur ajah neh lotek ternikmat dan terkenyang di Jogja. Harganya tuh bener-bener sebanding sama isi, rasa dan porsinya. Sayurnya yang direbut bener-bener terasa fresh macam bayang, kubis, touge, timun dan bakwan atau kupat hingga bumbu kacang juga tuh PAS buat aku. Makanya Lotek Bu Bagyo ini menjadi list makanan kalau lagi jalan-jalan di Jogja. Biasanya sih aku milih yang Outllet Sagan yang kini lebih gede di Jalan Prof. Herman Yohannes, Sagan Yogyakarta atau utara Mal Galeria. Harga? terakhir kesana sih Lotek Kupat Rp 13000 (Tahun 2020). Untuk harga minuman sih, mulai dari Rp 3000 ajah loh. Sebenarnya juga banyak menu lainnya di sini dan kamu bisa coba. Lotek dan Gado-Gado Bu Bagyo ini juga tersedia di Go Food maupun Grab Food.


Es Lemon Tea dan sedotan Stainles


Selamat mencoba dan menikmati. Boleh ninggali komen buat ngasih rekomendasi makanan enak atau pengalaman kalian yang pernah singgah di Lotek Bu Bagyo.

Makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang ! Mari MAKAN Kawan 😋

Note :
Sedotan stainlessnya bisa kamu dapatkan di @ercorner (IG)
mulai harga 5k ajah loh 😎 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sindu Kusuma Edupark Tempat Menikmati Keindahan Jogja dengan Bianglala Raksasa

Bianglala Raksasa "Cakra Manggilingan" daya tarik SKE dari kejauhan Dua Kosong Satu Lima, kalau pakai angka jadi 2015. Ya, pada akhirnya tahun 2014 berakhir dan berganti tahun 2015. Banyak orang-orang bersuka cita tapi ada pula yang bersedih dengan bergantian tahun ini. Selain itu pastinya ada yang menyusun rencana-rencana untuk tahun 2015 atau melanjutkan rencana 2014 yang belum tercapai atau (lagi) menjadi ajang perbaikan diri untuk lebih baik tentunya. Tapi santai saja postingan pertama di tahun 2015 ini miss Risna tak akan bergalau atau berkobar dengan revolusi 2015 atau kegalauan yang sudah teramat basi di 2014 lalu. Kali ini miss Risna akan menceritakan sebuah tempat kece yang baru ajah soft opening di Sleman atau orang suka bilang Jogja. Jogja emang kadang mencakup semua daerah yang ada di DIY ini. Tempat kece ini adalah Sindu Kusuma Edu Park yang berada di Jalan Magelang Km 2, yang tepatnya berada di Sinduadi, Mlati, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Kalibiru Bukan Sekedar "Blue River"

#np Ran ~ Dekat Dihati & Tulus ~ Sepatu Jump Shot para lelaki galau Yay ...akhirnya kamipun menuju Kalibiru setelah menikmati jalan Clapar yang begitu indah .Rute yang kami ambil memang tebusnya adalah sebuah pertigaan sebelum Kalibiru kalau dari arah Waduk Sermo. Jadi dari pertigaan tersebut kami belok kiri terus mengikuti aspal dan taraaa...ternyata rame juga yang mengunjungi Desa Wisata Kalibiru ini.Banyak mobil yang parkir dibahu jalan dan ratusan motor nyampe lah terparkir dihalaman rumah penduduk yang digunakan sebagai tempat parkir. Sayangnya Anto hanya mengantar saja dan pulang karena ada urusan. Jadi tinggal kami berenam untuk menikmati Desa Wisata Kalibiru ini. Kamipun segera memarkiran motor kami dengan membayar Rp 2000/ motor sedangkan mobil Rp 5000. Setelah itu kamipun beli perbekalan minum dulu. Nah ini yang miss Risna suka, meskipun Kalibiru ini sudah menjadi desa wisata para penjual tidak meninggikan harga jual makanan. Masih normal menurutku. Dan taraa... ta...